Direktur PDAM Tirta Dharma Kota Bengkulu Sjobirin Hasan

BENGKULU, PB – Keluhan warga Bangkahan Kelurahan Teluk Sepang terkait pengadaan air bersih di wilayah tersebut tampaknya belum bisa diakomodir.

Direktur PDAM Tirta Dharma Kota Bengkulu Sjobirin Hasan menyatakan bahwa belum terpasangnya pipa di wilayah Bangkahan lantaran berjarak cukup jauh. Sementara PDAM tidak memiliki cukup dana untuk pemasangan hingga ke wilayah tersebut.

Menurut Sjobirin, terpasangnya meteran di wilayah Bangkahan merupakan kesalahan administratif karena adanya beberapa data dari warga Bangkahan yang telah tercatat sebagai penerima bantuan Pemerintah.

“Sebenarnya kami belum mengarah ke sana. Terkait terpasangnya empat meteran pipa di wilayah Bangkahan itu adalah kesalahan administratif. Untuk mengaliri air, pipa yang dibutuhkan sekitar empat kilometer dan kami tidak ada dana untuk menyediakan pipa sepanjang itu,” ujar Sjobirin Hasan dijumpai di ruangannya, Kamis (17/5/2018).

Dijelaskan bahwa sebagian warga telah memenuhi persyaratan untuk mendapatkan bantuan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dari PDAM. Hanya saja, kata dia, saluran pipa yang tidak mendukung.

“Seharusnya pemerintah yang berhak untuk menyediakan pipa tersebut karena kami bertugas sebagai operatornya saja. Semua masyarakat di sana berhak untuk mendapatkan bantuan MBR dari pemerintah, namun kami tidak bisa menyalurkan air kesana karena kami tidak menyediakan pipa,” paparnya.

Tambah Sjobirin, PDAM belum bisa menindak lanjuti permasalahan tersebut dan akan melakukan pengkajian ulang terkait pemasangan pipa dan water meter di kawasan tersebut.

“Namun pipa atau water meter yang terlanjur terpasang akan dibiarkan terpasang. Apabila suatu saat PDAM siap melayani, masyarakat daerah tersebut tidak perlu menunggu lama,” tandasnya. [Ardiyanto]