Aparat polisi menjaga ketat penggeledahan KPK di sejumlah tempat di Bengkulu Selatan, Jumat (18/5/2018).

BENGKULU SELATAN, PB – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan penggeledahan Kantor Bupati dan Dinas PUPR Bengkulu Selatan serta rumah pribadi Dirwan Mahmud d Jl Gerak Alam, Jumat (18/5/2018).

Hingga berita ini diturunkan penggeledahan masih berlangsung. Penggeledahan dilakukan secara tertutup dan awak media tidak diperkenankan meliput.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari KPK.

Sebelumnya dilansir, agar tak terjadi kekosongan kepala pemerintahan daerah Kabupaten Bengkulu Selatan, Plt Gubernur Rohidin Mersyah melantik Wakil Bupati Gusnan Mulyadi menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bengkulu Selatan, Kamis (17/5/2018).

“Sesuai amanat undang-undang, ketika seorang bupati dinyatakan sebagai tersangka atas kejadian seperti itu maka wakilnya diberikan tugas untuk menggantikan dan melaksanakan tugas seorang bupati dengan menjadi pelaksana tugas bupati agar pemerintahan dapat berjalan sebagaimana mestinya,” ucap Rohidin ketika memberi sambutan dalam acara pelantikan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Raflesia Kantor Gubernur Bengkulu.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Bengkulu Selatan, Iwan Darmawan, saat penggeledahan KPK di kantornya.

Walaupun kejadian penangkapan Dirwan Mahmud dengan dugaan kasus korupsi mengguncang kondisi sosial dan pemerintahan di Kabupaten Bengkulu Selatan, Rohidin tetap optimis Gusnan sebagai Plt Bupati dapat melaksanakan tugas seorang sebagai Bupati dengan baik.

“Tolong dipastikan semua kegiatan, aktifitas pemerintahan di Bengkulu Selatan dapat berjalan sebagaimana mestinya. Selain itu ada tga aspek yang harus benar-benar dijaga, yaitu pelayanan masyarakat, penegakan aturan dan regulasi, serta kegiatan pemberdayaan dan pembangunan,” demikian Rohidin. [Apdian Utama]