Saat ini adik-adik yang berada di sekolah lanjutan tingkat atas atau SLTA baru saja menghadapi kelulusannya. Namun saya percaya masih banyak lulusan SLTA yang bingung menentukan arah hidupnya.

Sebenarnya ini bukan hal baru karena setahun yang lalu saya juga mengalami hal yang sama, bingung mau kemana setelah tamat kuliah.

Berbagai pilihan masuk ke telinga, namun yang paling berat adalah mempertimbangkan apakah pilih kuliah apa pilih langsung kerja? Ada juga teman-teman yang tidak mau kuliah dan kerja, tetapi memilih nganggur dulu atau malah memilih untuk menikah. Untuk kedua pilihan terakhir ini saya tidak menyarankan ya, kalau setuju dengan saya lebih baik dihindari.

Sekarang kita fokus saja ke pilihan pertama, langsung kuliah atau kerja dulu?

Mungkin bagi mereka yang terlahir dari keluarga yang ekonominya berkecukupan pasti pilihannya langsung kuliah, karena biaya tidak menjadi masalah. Namun akan menjadi masalah ketika ekonomi keluarga kita kurang mendukung. Tapi jangan bersedih ya, karena Tuhan itu adil, selalu memberi jalan bagi setiap masalah, yang penting kita harus berusaha.

Mungkin sebelum kita memutuskan untuk kuliah atau kerja, lebih baik kita tahu dulu kelebihan dan kekurangan keduanya. Kalau kita kuliah kita dapat memperkaya ilmu yang dapat digunakan untuk masa depan kita kelak. Kita juga bisa memiliki banyak teman yang membuat hidup kita lebih bahagia. Dengan kuliah kita bisa belajar berorganisasi dan bekerja sebagai sebuah tim. Dan tentu saja kita bisa mendapat gelar yang diidam-idamkan semua orang.

Tapi semua manfaat kuliah di atas nggak gratis, tentu harus dibayar. Memang biaya kuliah itu relatif tergantung pada kampus mana yang kita pilih dan jurusan yang kita ambil. Ada yang mahal dan ada yang sangat mahal. Terus terang faktor biaya ini menjadi kendala utama bagi calon mahasiswa yang berasal dari ekonomi pas-pasan.

Terus setelah kita masuk kuliah, tidak selamanya kuliah itu menyenangkan karena disana kita akan ketemu dosen-dosen dan mata kuliah yang sebagian mungkin membosankan. Belum lagi untuk bisa selesai kuliah butuh waktu yang lama sekitar 3-5 tahun. Banyak waktu yang terbuang percuma apalagi misalnya dosennya tidak masuk atau mengubah-ubah jadwal kuliah. Ditambah lagi metode perkuliahan yang monoton menyebabkan mahasiswa merasa bosan dan akhirnya mematikan kreatifitas mahasiswa.

Yang paling menyedihkan sudah capek dan lama kuliah ternyata sesudah kuliah malah menganggur karena tidak bisa diserap dunia kerja. Ada lebih dari dua puluh ribu sarjana yang tidak mendapat pekerjaan alias menganggur di Bengkulu ini.

Menakutkan ya.

Dari gambaran di atas mungkin kamu bisa mendapat pertimbangan. Kalau kamu orangnya gampang bosan belajar di kelas dan pengen cepat menghasilkan pendapatan mungkin kamu bisa mempertimbangkan untuk langsung kerja.

Dengan kerja kamu belajar untuk mandiri terutama dari segi keuangan. Kamu juga bisa mendapat ilmu dan skill yang dibutuhkan dunia kerja. Di dunia kerja kamu akan bertemu dengan orang-orang hebat yang levelnya di atas kita walaupun jumlahnya tidak sebanyak teman kuliah.

Dan tentu saja dengan kerja kamu menjadi lebih sabar karena terbiasa hidup di bawah tekanan atau target kerja. Hal ini akan menjadikan kamu lebih produktif dan kreatif.

Namun, kalau kita langsung kerja kita tidak mendapat gelar. Padahal di Indonesia ini, tinggi rendahnya jabatan lebih ditentukan oleh gelar bukan oleh pengalaman dan kemampuan kerja. Selain itu orang yang bekerja akan kekurangan waktu untuk bersenang-senang atau bersosialisasi dengan teman-temannya karena kesibukannya di tempat kerja. Hal ini mungkin menjadikannya tidak memiliki banyak teman.

Jadi bagaimana baiknya. Sepertinya pertimbangan di atas malah membuat kita semakin bingung. Lebih baik tidak usah bingung, karena bingung itu menghabiskan waktu. Bagi yang tidak punya masalah dengan biaya, sebaiknya langsung kuliah.

Bagi yang tidak punya biaya sebaiknya kerja dulu untuk mengumpulkan uang buat kuliah. Terus bagi yang punya uang tetapi jumlahnya tidak banyak kami sarankan untuk kuliah sambil kerja. Kuliah sambil kerja apa bisa?

Saat ini penulis adalah mahasiswa semester dua yang juga bekerja di perusahaan swasta. Kegiatan ini sudah saya jalani sejak awal kuliah. Walaupun terasa berat dan capek tapi kita bisa melakukannya asalkan kita mau. Dengan kuliah dan kerja kita bisa mendapatkan ilmu di bangku kuliah, tetapi kita juga bisa mendapatkan skill yang dibutuhkan dunia kerja. Jadi ilmu dan skill kita jadi seimbang.

Untuk bisa melakukan keduanya kita harus memilih tempat kuliah yang jadwal kuliahnya tidak terlalu padat dan jadwal kuliahnya tidak sering berubah-ubah. Ini jadi pertimbangan utama karena kalau kita sudah ada jadwal kuliah yang pasti, kita bisa menyesuaikan dengan jam kerja kita.

Jadi waktu kita tidak terbuang percuma tetapi bisa diisi dengan kegiatan yang produktif. Selain mendapatkan skill, dengan kerja tentu kita bisa mendapat penghasilan yang bisa kita gunakan untuk biaya kuliah dan kebutuhan sehari-hari kita.

Jadi saran saya bagi kalian yang ingin tetap kuliah tapi ada masalah biaya, jangan ragu untuk kuliah karena pendidikan itu nomor satu.

Biaya kuliah bisa kita cari dengan kerja disela-sela kesibukan kita kuliah. Jangan pikirkan beratnya tapi pikirkan masa depan kita. Sukses adalah milik semua orang yang mau berusaha.

Kiki Restu Wilujeng, Komunitas Menulis Bengkulu