Ricuh, laga Persirel vs PS Mukomuko, Sabtu (12/5)

REJANG LEBONG, PB – Pada gelaran liga divisi 3, Persirel Rejang Lebong menjamu PS Muko-muko di Stadion Air Bang Curup, Sabtu (12/05/2018) petang.

Ini laga kandang perdana dan pertandingan kedua bagi Persirel Rejang Lebong. Setelah pada pekan sebelumnya, Persirel ditahan imbang skor 2-2 saat bertandang ke markas Bengkulu Raya.

Persirel yang menjamu tim PS Mukomuko harus berjibaku meraih poin penuh agar bisa meringsek naik keposisi 3.

Sepanjang 45 menit babak pertama, skor masih 0-0 dan dilanjutkan babak kedua, beberapa peluang belum juga berhasil menjadi gol.

Namun pada menit ke-87, sebuah gol sundulan tercipta dari pemain Persirel bernomor punggung 8, Edo Saputra (tendel) sehingga skor berubah menjadi 1-0.

Disinilah awal kericuhan terjadi, setelah satu gol sundulan bersarang digawang PS Mukomuko, salah satu pemain merasa kecewa dengan sikap wasit pertandingan, yang tidak memberhentikan jalannya pertandingan, disaat salah satu pemain PS Mukomuko terkapar meringis kesakitan. Sementara pertandingan masih terus dilanjutkan dan membuahkan sebuah gol.

“Kalau saya lihat sebagai pengawas pertandingan, pertandingan sudah berjalan lancar, namun tadi ada pemainnya (PS Mukomuko) cedera jadi minta permainan dihentikan, tapi wasit tidak memberhentikan pertandingan karena tidak ada pelanggaran yang terjadi,” papar Sofian Syarif selaku Pengawas Pertandingan, Sabtu (12/05/2018).

PS Mukomuko walk out dari lapangan pertandingan dan menolak melanjutkan jalannya pertandingan, lantaran kecewa dengan keputusan sang pengadil.

“Karena tim dari Mukomuko tidak mau melanjutkan pertandingan dan walk out, maka Persirel dianggap menang 3-0. Terkait kejadian ini, kami akan laporkan ke Asprov untuk memanggil tim tersebut, apakah nantinya akan dijatuhi sanksi, kita tunggu saja,” tambahnya.

Kericuhan akhirnya bisa diredam, setelah aparat kepolisian bersama Satpol PP menenangkan para pemain dan oficial tim dari PS Mukomuko. [Benny Septiadi]