Ilustrasi

SELUMA, PB – Dinas Perumahan dan kawasan Permukiman(Perkim), kabupaten Seluma memastikan, Bantuan Operasional Desa (BOP) berupa kendaraan sudah memasuki tahap lelang. Dengan jumlah anggaran Rp 2 miliar untuk 16 unit kendaraan roda empat.

Dengan klasifikasi dobol cabin sebanyak 11 unit serta dobel cabin dan gardan sebanyak 6 unit.

“Sampai saat ini masih dalam proses. Masiah ada desa yang belum menyelesaikan badan hukum BUMDes, ” kata Plt Kepala Dinas Perkim, Seluma, Saparudin, Selasa (22/05/2018).

Meskipun jenis dan jumlah kendaraan BOP ini sudah di ketahui tambah dia, namun penentuan jenis kendaraan yang akan diberikan ke desa akan ditentukan oleh Bupati. Misalnya mobil dobel cabin dan gardan untuk desa yang berada dipedalaman.

“Kepastiannya belum bisa kita pastikan, menunggu petunjuk pimpinan,” sambungnya.

Menurutnya, dengan belum disampaikannya badan hukum Bumdes ke dinas, dapat memperlambat usulan dikeluarkan nya plat kuning. Karena syarat untuk mendapatkan plat kuning haruslah BUMDes yang berbadan hukum.

“Untuk desa yang belum selesai BUMDesnya, akan kita tunda dulu. Akan kita berikan untuk desa yang sudah siap,” tambahnya.

Meskipun sebelumnya telah diwarning batas penyelesaian badan hukum BUMDes pada tanggal 14 Mei lalu, namun hingga kini masih ada desa yang belum menyelesaikan. Pihaknya berharap, agar desa calon penerima mobnas dapat segera menyelesaikan badan hukum BUMDes. [Sepriandi]