Polres Rejang Lebong menggelar konfrensi tiga tersangka pengedar sabu, Selasa (15/5).

REJANG LEBONG, PB – Tim Satnarkoba Polres Rejang Lebong beserta Polsek Sindang Kelingi berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika Rejang Lebong.

Dari hasil pengamatan dan informasi masyarakat, akhirnya tim Satnarkoba Polres Rejang Lebong berhasil meringkus 3 orang terduga pelaku atas kepemilikan narkotika golongan I bukan tanaman.

‘’Ketiga tersangka kita tangkap pada 2 lokasi yang berbeda, 2 tersangka inisial TS (37) dan YP (24) ditangkap di kawasan Talang Rimbo Curup pada Minggu siang pukul 14.00 WIB, Sedangkan 1 tersangka lagi inisial DS (31) dibekuk dirumahnya di Desa Cahaya Negeri Kecamatan Sindang Kelingi pada hari Kamis sekitar pukul 22.30 wib,” jelas Kapolres Rejang Lebong AKBP Ordiva melalui Kasubag Humas AKP Rafenil Yaumil Rahman dan didampingi Kasat Narkoba Iptu Sampson Sosa Hutapea dan Plh Kapolsek Sindang Kelingi Ipda Bayu Hery Purwono, saat press rilis, Selasa (15/05/2018).

Dari tangan pelaku berinsial TS dan YP yang diketahui berstatus janda ini, tim Satnarkoba mendapati barang bukti berupa 10 paket kecil shabu, 10 paket kecil shabu, 19 butir inex, 1 buah dompet berisi uang tunai Rp2 juta dan 1 buah alat hisap (bong).

Sedangkan dari rumah pelaku inisial DS, tim dan berhasil menyita barang bukti berupa, 1 paket sedang sabu, 1 buah alat hisap (bong) dan 1 sekop kecil, serta 1 buah tempat bedak warna biru tempat sabu disembunyikan para pelaku.

‘’Tersangka TS dan YP memang sudah menjadi TO kita, begitu kita mendapat informasi tentang adanya transaksi narkoba di sebuah rumah bedeng di kawasan Talang Rimbo, tim langsung bergerak. Hasilnya, TS dan YP berhasil ditangkap bersama barang buktinya,” papar Rafenil.

Berdasarkan keterangan tersangka pada penyidik, paket kecil shabu itu dijual dengan harga Rp150.000 – Rp200.000 per paket. Sedangkan inex dijual seharga Rp300.000 per butir.

‘’Total sabu yang kita sita dari TS dan YP seberat 2 gram seharga Rp5 juta. Sedangkan sabu yang ditemukan di rumah tersangka DS seberat 0,9 gram seharga Rp3.500.000. Barang bukti sudah kita timbang di Pegadaian Curup,’’ tambah Rafenil.

Dari hasil pemeriksaan tes urine, ketiga tersangka dinyatakan positif menggunakan metamfetamine atau narkotika jenis sabu.

“Hasil tes menyebutkan ketiga positif menggunakan shabu,” pungkasnya. [Benny Septiadi]