Balapan liar remaja Rejang Lebong usai shalat tarawih, Rabu (16/5).

REJANG LEBONG, PB – Rabu (16/05/2018) malam merupakan pelaksanaan pertama ibadah sholat taraweh yang menandakan dimulainya bulan suci ramadhan 1439 H. Tentunya hal ini disambut antusias sebagian besar masyarakat tak terkecuali di Kabupaten Rejang Lebong.

Lapangan Setia Negara Curup merupakan salah satu titik yang kerap dijadikan lokasi ngumpul para remaja untuk menyambut bulan suci ramadhan.

Dari pantauan Pedoman Bengkulu, di Lapangan Setia Negara mulai nampak padat dipenuhi pemudi-pemudi, usai melaksanakan ibadah tarawih sekitar pukul 20.00 WIB. Sehingga tak jarang para remaja ini terlihat masih menggunakan busana muslim baju koko.

Berbagai cara dilakukan para remaja ini mulai dari nongkrong sambil ngopi-ngopi, pesta kembang api dan petasan, bahkan hingga adu balap di jalan lingkar lapangan setia negara. Kondisi ini tentunya sangat meresahkan bagi warga yang tinggal sekitar kawasan lapangan setia negara.

“Anak-anak yang balapan tadi hampir senggolan dengan motor kami, untungnya kami berhasil mengelak. Mohon pada pak polisi, supaya bisa dibubarkan anak-anak yang balapan ini, takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kami warga merasa resah,” ungkap Budiman warga Air Sengak Kecamatan Curup, Rabu (16/05/2018).

Para remaja nongkrong di pinggir jalan.

Aparat kepolisian dari Satlantas Polres Rejang Lebong yang menerima informasi tentang adanya aktifitas pesta petasan dan balap liar, langsung terjun kelokasi sekitar pukul 22.00 WIB dan membubarkan kerumunan remaja yang tengah nongkrong dan balapan.

Sebelum aparat kepolisian tiba, salah satu pengendara balap liar juga sempat tersungkur ditikungan tepat didepan UPT Puskesmas Curup, beruntung hanya luka lecet yang dialami. [Benny Septiadi]