Jalan poros yang melalui tiga desa di kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong terbengkalai dengan kondisi ribuan lubang di badan jalan. Foto diambil Selasa (12/6/2018).

REJANG LEBONG, PB – Sepanjang tiga kilometer jalan poros yang melalui tiga desa di kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong terbengkalai dengan kondisi ribuan lubang di badan jalan.

Ironisnya, jalan yang juga merupakan jalan utama menuju lokasi objek wisata gunung api Kaba ini terakhir dibangun oleh pemerintah provinsi Bengkulu pada tahun 2003 lalu ini terkesan di terlantarkan.

Pasalnya, hampir setiap tahun dalam pengajuan kebutuhan pokok infrastruktur pembangunan telah diajukan oleh masing masing kepala desa yang ada. Namun, hingga kini, perbaikan tak kunjung dilaksanakan.

“Jalan ini jalan utama bagi kami untuk hidup pak. Kami disini hampir semua adalah petani sayuran pak. Kalau jalan ini tetap seperti ini, maka lama lama kami tidak bisa lagi mengeluarkan hasil tanaman kami ini. Padahal, sayuran di sini adalah salah satu pemasok sayuran utama bagi warga kota Bengkulu pak,” ujar Arif (61), petani warga desa Sumber Bening Kecamatan Selupu Rejang, Selasa (12/6/2018).

Dikatakan Arif, tidak hanya melalui proposan rencana pembangunan saja, melainkan permohonan untuk perbaikan jalan ini juga sering disampaikan kepada anggota DPRD Provinsi dari wilayah Rejang lebong.

“Bapak lihat aja sendiri pak. Kalau mobil baru yang masuk pasti nanti keluarnya jadi rusak pak, karena lubang jalan yang banyak ini,” cetus Arif.

Dilain sisi, Yadi Sutanto, Kepala Desa Sumber Urip Kecamatan Selupu Rejang mengatakan, selain sebagai jalan poros antar desa dan jalan wisata, jalan yang merupakan jalan utama evakuasi bencana alam ini merupakan kewenangan dari pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Ini kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu pak, bukan Kabupaten Rejang Lebong. Memang sudah sangat sering kami mengajukan permohonan perbaikan tetapi belum juga dilakukan perbaikan,” ujar Yadi.

Dijelaskan Yadi, jika terjadi musibah gunung api kaba meletus, maka jalan ini adalah satu satunya jalan utama bagi warga untuk menyelamatkan diri.

“Kami sangat berharap kepada Pak plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah agar bisa secepatnya memberikan perbaikan terhadap jalan ini. Sehingga, jalan yg melintasi desa kami ini dan desa sumber bening serta desa Karang Jaya ini kondisinya kembali baik sehingga memancing minat wisatawan datang ke lokasi Gunung Api Kaba dan memperlancar akses transportasi bagi kami untuk mengeluarkan hasil Bumi disini,” tegas Yadi.

Sayangnya, Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah saat di konfirmasi terkait rencana pembangunan jalan ini belum bisa dihubungi. Begitu juga, kepala bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Ujang Sehat saat dihubungi sedang tidak berada ditempat kerja. [Ifan Salianto]