Halalbihalal antar karyawan, Dharma Wanita, Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu dan Paguyuban Juang Kencana Provinsi Bengkulu di Kantor BKKBN Provinsi Bengkulu, Jum’at (22/6/2018).

BENGKULU, PB – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu menggelar Pertemuan Ikatan Penyuluh KB dan Halalbihalal antar karyawan, Dharma Wanita, Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu dan Paguyuban Juang Kencana Provinsi Bengkulu di Kantor BKKBN Provinsi Bengkulu, Jum’at (22/6/2018).

Mengusung tema ‘Memupuk Semangat Kebersamaan dan Kinerja Kita Sukseskan Program KKB/PK Provinsi Bengkulu’ acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai di BKKBN Provinsi Bengkulu serta beberapa generasi kepala BKKBN sebelumnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Busmar Edisyaf menyampaikan bahwa acara halalbihalal ini diupayakan untuk membangun sinergitas dalam pelaksanaan program BKKBN.

Busmar berharap kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) baik yang masih berada di BKKBN ataupun yang sudah pindah instansi ataupun pensiunan untuk dapat membantu program KB di Bengkulu.

“Untuk ASN yang masih aktif baik yang di dalam BKKBN ataupun di luar, dan yang di provinsi maupun di kabupaten atau kota dapat saling mendorong dan berperan aktif. Paling tidak, acara tahunan seperti ini dapat kita jadikan ajang silaturahmi keluarga besar BKKBN Provinsi Bengkulu,” kata Busmar.

Dilain sisi, pelaksanaan acara yang bertepatan dengan hari Keluarga Nasional yang jatuh pada tanggal 29 bulan ini diharapkan dapat menanamkan jiwa kebersamaan dan kekeluargaan.

“Ini bertepatan dengan hari keluarga nasional yang jatuh pada bulan ini. Di hari keluarga nasional ini tentu perlu memanamkan nilai-nilai kekeluargaan. Kami mengharapkan kedepan kita bisa menggalang kekuatan untuk menggapai keberhasilan program melalui kebersamaan dan kekeluargaan,” imbuh Busmar.

Dalam melaksanakan program di BKKBN Busmar mengungkapkan banyaknya kendala yang menjadi penyebab rendahnya keberhasilan program-program yang dilaksanakan. Salah satu kendalanya adalah keterbatasan sumber daya manusia, ditambah lagi tahun ini akan ada sekitar delapan orang yang akan pensiun dari jabatannya.

“Kita harus lebih bekerja keras, selain itu kita juga berharap nanti ada penambahan formasi pegawai, karena kondisi kita sangat kurang. Dengan itu harapannya bisa┬ámencapai program dengan maksimal,” pungkasnya. [Deni Dwi Cahya]

Kata sambutan.
Acara ini berlangsung khidmat.