Penemuan jenazah Joko Santoso di ekslokalisasi Pulau Baai sekira pukul 20.00 WIB, Kamis (28/6/2018).

BENGKULU, PB – Kepolisian Resort (Polres) Bengkulu memastikan bahwa jenazah yang ditemukan di eks lokalisasi Pulau Baai sebagai korban pembunuhan.

Data terhimpun, korban bernama Joko Santoso (42), warga jalan Kuala Alam RT 14 kelurahan Tanah Patah Kecamatan Ratu Agung.

Korban ditemukan tak jauh dari eks lokalisasi Pulau Baai Jalan Pantai Indah RT 8 Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu, tepatnya pukul 18.00 WIB, Kamis (28/6/2018).

Saksi mata yang melihat kejadian ini adalah Bursihan (52), warga Jalan Puri RT 3 Kelurahan Kandang. Selain Bursihan, penemuan jenazah juga disaksikan Pirin (52), warga RT 17 Kelurahan Sumber Jaya.

Kronologisnya, Bursihan semula melintas di tempat kejadian perkara (TKP) pukul 14.00 WIB namun belum melihat adanya jenazah. Lalu korban memancing di Sungai Kualo yang berjarak 500 meter dari TKP.

Lalu sekira pukul 18.05 WIB, saat hendak pulang ke rumah, korban kembali melintas di TKP dan sekira jarak 20 meter telah melihat jenazah korban.

Saat itulah Bursihan meminta bantuan kepada Pirin perihal adanya jenazah korban. Setelah melihat bahwa jenazah tersebut benar tak bernyawa, keduanya lantas menghubungi pihak KSKP Pulau Baai.

Dari hasil olah TKP, korban diduga sebagai korban pembunuhan. Pasalnya, ditemukan luka akibat pecah di pipi sebelah kiri dan bibir bagian atas.

“Diduga akibat kekerasan benda tumpul dan mengeluarkan darah,” kata Kapolres Kota Bengkulu, AKBP Prianggodo Heru Kunprasetyo saat dikonfirmasi sesaat setelah penemuan mayat, Kamis (28/6) lalu.

Saat ini, jenazah korban telah berada di ke RS Bhayangkara. [Ifan Salianto]