Pasangan calon walikota dan wakil walikota Bengkulu periode 2018-2023.

BENGKULU, PB – Jelang Pemilihan Walikota (Pilwakot) pada 27 Juni mendatang, sejumlah jajak pendapat tetap menempatkan Calon Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Calon Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi sebagai pasangan paling diminati oleh pemilih.

Tak main-main, keunggulan Helmi-Dedy jauh melampaui tiga pasangan lainnya yang ikut serta dalam pesta demokrasi lima tahunan ini.

Misalnya dalam polling sementara Pilwakot yang dirilis oleh Harian Rakyat Bengkulu, Selasa (12/6/2018). Harian terbesar di Bengkulu ini menempatkan Helmi-Dedy diposisi puncak dengan 2.851 dukungan.

Posisi kedua ditempati pasangan David-Bakhsir dengan 1.416 dukungan. Lalu Erna-AZA dengan 992 dukungan dan Linda-Mirza dengan 145 dukungan.

Sementara jajak pendapat yang dirilis Pedoman Bengkulu sejak 11 Januari 2018 silam menempatkan Helmi-Dedy di posisi puncak dengan 60 suara.

Diposisi kedua ada Linda-Mirza dengan 35 suara, Erna-AZA dengan 21 suara dan David-Bakhsir dengan 9 suara.

Jajak Pedoman Bengkulu sendiri pernah diuji dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bengkulu Tengah (Benteng) pada bulan Februari 2017 dengan hasil yang nyaris sama menempatkan Ferry Ramli-Septi Peryadi sebagai pemenang, M Sabri-Naspian di posisi kedua dan Medio-Abdu Rani di posisi ketiga.

Sejumlah mahasiswa meletakkan harapannya terhadap Pilwakot Bengkulu 2018 ini.

Misalnya diungkapkan Adi Supriadi, mahasiswa Institus Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu berharap Walikota yang terpilih tidak korupsi.

“Dia harus mampu meningkatkan kesejahteraan, pendidikan serta keamanan terjamin, beribadah tenang dan sejumlah harapan lain. Menepati janji-janji saat berkampanye,” ungkapnya, Selasa (12/6/2018).

Sementara siswi Sekolah Farmasi Elga Kurniawati berharap agar pemimpin tidak memberikan janji-janji palsu saja.

“Saya harap jalanan diperbaiki, orang yang kurang mampu dibantu dan pedagang yang di Jalan Panorama mohon ditindak lanjuti karena menghambat perjalanan,” ungkapnya. [Mey Borjun]