Ilustrasi

REJANG LEBONG, PB – Kepala Desa di Kabupaten Rejang Lebong belakangan resah dengan adanya dugaan upaya aksi penipuan melalui Handphone yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Dalam aksinya, pelaku yang menghubungi para Kepala Desa yang ada dan mengaku sebagai pegawai Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Bengkulu.

Seperti yang dialami oleh Harfin, Kepala Desa Lubuk Ubar Kecamatan Curup Selatan, Rabu (27/6). Kronologisnya, sekitar pukul 12.00 WIB, Harfin mendapatkan telfon dari nomor baru tidak dikenal.

Saat diangkat, pelaku langsung memperkenalkan diri sebagai pegawai BPKP Perwakilan Bengkulu dan mengaku sudah dalam perjalanan menuju Rejang Lebong untuk melakukan pemeriksaan.

“Dalan telpon, pelaku mengaku jika saat tiba di Rejang Lebong akan langsung mendatangi Desa Lubuk Ubar dan menemui saya untuk melakukan pemeriksaan seputar pelaksanaan Dana Desa dan Anggaran Dana Desa yang sedang kami laksanakan,” ujar Harfin.

Mendapatkan telpon tersebut, Harfin lantas mengiyakan permintaan pelaku untuk tetap berada di rumah menunggu kedatangan pelaku.

“Setelah saya mendapatkan telfon itu, saya langsung menghubungi Sekeretaris Desa dan perangkat yang lain untuk ikut bersama menunggu kedatangan mereka di rumah saya. Tetapi, hingga pukul 19.00 WIB, mereka tidak datang. Ironisnya, saat saya coba hubungi kembali nomor Handphone tersebut justru tidak aktif. Padahal, sore sekitar pukul 16.00 WIB, saya juga sempat telfon ke nomor itu masih aktif tetapi tidak diangkat-angkat,” cerita Harfin.

Setelah lelah berkumpul di kediaman Kepala Desa hingga malam hari, para perangkat desa akhirnya pulang membubarkan diri.

“Kami khawatir ini adalah upaya penipuan oknum tidak bertanggungjawab untuk menipu kami. Sebab, saat ini memang proses pencairan tahap II Dana Desa sedang berlangsung,” ujar Harfin.

Sementara itu, pasca mendapatkan laporan informasi upaya aksi penipuan tersebut, Kepala Dinas BPMPD Rejang Lebong, Gunawan Firmansyah S. Sos. M. Si melalui Sekretaris Dinas, Achmed Chalid ST meminta agar seluruh kepala Desa yang ada berlaku Waspada dan meminta agar para Kepala Desa segera melakukan koordinasi dengan Dinas BPMPD Rejang Lebong jika kejadian serupa kembali terjadi.

“Jika nanti ada lagi yang seperti ini, kami minta agar Kepala Desa dapat bersikap cerdas dengan cara menghubungi pihak Dinas mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut. Sebab, apapun instansi yang akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan Inspektorat dan Pemda setempat dan akan menghubungi Dinas bpmpd. Sekali lagi, kami minta agar para kepala desa tetap bersikap Waspada dan tidak mudah percaya dengan modus – modus penipuan seperti ini,” tegas Achmed saat di konfirmasi, Rabu (27/6). [Ifan Salianto]