Anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Seluma, Ely Suryani

SELUMA, PB – Sebanyak 19 anggota DPRD Seluma tidak hadir dalam agenda resmi Paripurna jawaban eksekutif terhadap pandangan umum Fraksi, Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Bupati Kabupaten Seluma Tahun 2017, Rabu (04/07/2018).

Ketidak hadiran 19 anggota DPRD ini karena sibuk dalam pengurusan berkas pencalonan legislatif.

“Hari ini jadwal PDIP dan PAN ke rumah sakit jiwa untuk tes kejiwaan. Kawan-kawan lain mungkin juga sama, berkenaan dengan berkas pencalonan seperti ngurus SKCK dan keterangan bebas narkoba,” kata Anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Seluma, Ely Suryani kepada wartawan usai paripurna.

Dia menyampaikan, bahwa 19 anggota DPRD yang tidak hadir ada keterangan yaitu izin ke Sekretariat. Terkait Korum atau tidaknya paripurna tambah dia, tidak menyalahi, karena paripurna sebelumnya belum dinyatakan ditutup hanya diskor untuk kemudian dilanjutkan.

“Karena ini memang Paripurna lanjutan, belum ditutup. Sebelumnya hanya diskor,” jelasnya.

Selain anggota DPRD, yang sepi dalam rapat paripurna hari ini, nampak juga kursi eksekutif Esellon III dan IV yang kosong hanya ada beberapa kepala OPD yang terlihat hadir.

Kursi dewan tampak banyak kosong di sidang Paripurna

“Kalau masalah eksekutif banyak kosong kita kurang tahu, itu masalah di eksekutif. Undangan tetap kita jalankan cuman kita tidak tahu kenapa mereka tidak hadir,” sampainya.

Ada 11 orang anggota DPRD Seluma yang hadir pada Paripurna, yaitu, Husni Thamrin dari Partai Nasdem. Okti Fitriani dari partai Gerindra. Gibson Manalu dari partai Gerindra. Muharam dari partai PKS. Romania dari partai PKPI. Zainal Arifin dari partai Golkar. Subrin dari partai Golkar. Eli Suryani dari partai PDIP. Pahroni partai Nasdem, Zan lasmi partai Nasdem dan Heriyanto partai Demokrat. [Sepriandi]