Ujian Profesi Advokat (UPA) yang diselenggarakan pada hari ini di Aula Kampus IV UMB, Sabtu (14/7/2018).

Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) dipercaya oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) sebagai tuan rumah Ujian Profesi Advokat (UPA) yang diselenggarakan pada hari ini di Aula Kampus IV UMB, Sabtu (14/07/2018).

UPA ini diikuti 50 peserta dari berbagai latar belakang pekerjaan, mulai dari yang sudah bekerja di kantor advokat, anggota DPRD, pegawai pemerintah, bahkan Hakim dan Ketua Pengadilan Tinggi.

Kegiatan ini diawasi langsung oleh pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI, H Muh Bun Yan SH MH, Ketua DPC PERADI Bengkulu, Edy Sugiarto SH MH, Meri Agustini SH dan Rusmalaneti SH dibantu oleh Hotma T Sihombing SH, dan Irvan Yudha SH.

Terkait materi yang diujikan dalam kegiatan ini meliputi hukum pidana, perdata hingga kode etik dan soal ujian terdapat pilihan ganda hingga esai yang harus dikerjakan dalam waktu yang telah ditentukan.

Acara ini berlangsung khidmat.

Ketua DPC PERADI Bengkulu, Edy Sugiarto SH MH menjelaskan bahwa UPA ini digelar serentak diberbagai kota di seluruh Indonesia dengan jumlah peserta mencapai 5.396 peserta yang telah mengikuti pendidikan khusus profesi advokat (PKPA) untuk di Provinsi Bengkulu PERADI bekerjasama dengan Fakultas Hukum UMB.

Disampaikannya juga bahwa semua calon Advokat yang mengikuti ujian profesi ini belum tentu semuanya lulus, lantaran Peradi pusat menetapkan passing grade kelulusan dengan nilai 70.

“Untuk peserta yang telah lulus ujian profesi juga agar dapat langsung beracara di pengadilan dan mesti mengikuti magang selama dua tahun baru kemudian disumpah dan sudah bisa beracara di pengadilan,” terang Edy Sugiarto SH MH Ketua DPC Peradi Bengkulu.

Ia juga menegaskan bahwa dalam pelaksanaan UPA ini, panitia ujian menerapkan aturan yang sangat ketat, soal ujian pun diserahkan ke pihak outsourching sebagai komitmen Peradi yang mencanangkan Zero KKN, yakni demi lahirnya advokat yang yang berkompeten dan bisa melayani masyarakat untuk mendapat keadilan di muka hukum.

“Terkait hasil ujian ini, akan diumumkan selang tiga minggu setelah ujian diselenggarakan,” tegasnya.

Para peserta tampak sedang fokus mengikuti ujian.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UMB, Dr Susyanto menyampaikan bahwa UMB menyambut baik terselenggaranya Ujian Advokat Peradi ini.

“Semoga UPA ini mampu menghasilkan Advokat yang profesional dan berintegritas,” ujar Dr Susyanto. [Nurhas Bunaida]