Survey Tahap ke-VII Tentang Daya Saing Daerah Provinsi Bengkulu di Hotel Santika Bengkulu, Senin (9/7/2018).

BENGKULU, PB – Asian Competitiveness Institute (ACI) Singapura bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Provinsi Bengkulu melaksanakan Survei Tahap ke-VII Tentang Daya Saing Daerah Provinsi Bengkulu di Hotel Santika Bengkulu, Senin (9/7/2018).

Nirwansyah perwakilan ACI Singapura saat menyampai sambutan mengatakan pelaksanaan survei ini merupakan agenda tahunan yang dilakukan oleh ACI Singapura untuk memberi pandangan daya saing di berbagai sektor.

“Setiap tahun kami turun kelapangan untuk nengambil data, pentingnya bukan untuk Singapura, tapi jelas untuk Indonesia. Dengan ini, kita bisa memiliki rekam jejak performa dimasing-masing provinsi,” jelas Nirwansyah.

Penyampaian kata sambutan.

Tiga tahun terakhir, daya saing daerah Provinsi Bengkulu menduduki peringkat ke-26, 27 dan 28 dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia.

“Tahun sebelumnya, Bengkulu menduduki posisi ke-28 dari 34 provinsi di Indonesia. Posisi itu artinya level menengah bawah,” kata Ansori Tawakal selaku Kepala Biro Ekonomi Pemerintah Provinsi Bengkulu, mewakili Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Pemerintah berharap, hasil survei kali ini daya saing daerah dapat mengalami peningkatan.

“Mudah-mudahan tahun ini bisa masuk ke dalam ranking belasan,” imbuh Ansori.

Peserta tampak antusias.

Dilanjutkan Ansori bahwa bagaimanapun hasil survei ACI nantinya akan memberikan sumbangan pemikiran bagi perkembangan ekonomi di daerah.

“Apapun hasilnya nanti, itu merupakan evaluasi bagi akan menjadi pemacu peningkatan daya saing di daerah Provinsi Bengkulu. Semoga bisa menarik investasi baru, sehingga akan memacu pertumbuhan ekonomi di Bengkulu. Dengan seperti itu, harapannya pertumbuhan ekonomi di Bengkulu semakin menggeliat,” pungkas Ansori. [Deni Dwi Cahya]