BENGKULU, PB – Hingga penutupan pendaftaran pukul 24.00 WIB Rabu (11/7/2018), dari 14 calon DPD RI yang sejak awal mengikuti tahapan, hanya 12 orang yang melakukan pendaftaran. Sementara dua lainnya Heri Budianto dan Adri Liyusno memutuskan tidak mendaftar.

Heri Budianto melalui pesannya menyatakan ia lebih memilih untuk menjadi bakal calon legislatif (bacaleg) DPR RI. Sementara Adri Liyusno sebelumnya masuk dalam daftar bacalon yang belum memenuhi syarat.

Dari 12 orang yang telah mendaftar dengan menyertakan dokumen persyaratan, terdapat satu orang calon yang dinyatakan gugur karena berkas tidak lengkap atas nama Cupli Risman karena tidak menyertakan salah satu syarat yakni surat keterangan dari pengadilan.

Dengan demikian, sebanyak sebelas nama yang telah mendaftar tinggal mengikuti proses selanjutnya. Mereka adalah Riri Damayanti John K. Latief, Barlian, Abdul Haris Ma’mun, Eni Khairani, Elfi Hamidy, Ahmad Kanedi, Abdul Rauf Tika, Fatrolazi, Hermen Malik, Emilia Puspita dan Sultan B Najamudin.

Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra mengatakan, setelah mendaftar, pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap berkas-berkas bakal calon DPD RI yang telah masuk.

“Apabila ada kesalahan atau kekurangan masih bisa diperbaiki hingga tanggal 24 Juli nanti,” demikian Irwan.

Untuk diketahui, nama-nama tersebut akan diumumkan sebagai daftar calon sementara (DCS) pada tanggal 31 Agustus hingga 2 September 2018 dan akan ditetapkan sebagai daftar calon tetap (DCT) pada 20 September 2018.

Sementara nomor urut akan ditetapkan pada tanggal 21 September 2018 dan akan diumumkan sebagai DCT pada 21 hingga 23 September 2018. [Deni Dwi Cahya]