Senator Riri Damayanti saat menyerahkan bingkisan kepada anak-anak dalam peringatan Hari Anak Nasional bersama Forum anak Kota Bengkulu di Konakito, Minggu (29/7/2018).

PedomanBengkulu.com, Jakarta – Kemajuan suatu bangsa tidak hanya bisa dibangun dengan bermodalkan kekayaan alam yang melimpah maupun pengelolaan tata negara yang mapan, melainkan berawal dari peradaban buku atau penguasaan literasi yang berkelanjutan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Anggota Komite III DPD RI Riri Damayanti John Latief mengungkapkan bahwa budaya literasi harus dimulai dari keluarga, sekolah, kemudian masyarakat. Di sekolah, berbagai macam buku dapat ditemukan di perpustakaan. Peran perpustakaan sekolah dalam meningkatkan literasi harus dikembangkan dengan berbagai cara.

Alumni SMA Negeri 6 ini tak jenuh untuk mengingatkan agar perpustakaan dapat menjadi tempat menarik bagi generasi millenial. Perpustakaan bukan hanya harus menyediakan buku-buku yang lengkap dan menarik, namun juga harus berperan untuk mendorong generasi untuk mencintai literasi.

Menurut Perempuan pendiri Komunitas Seribu Buku ini, di Bengkulu terutama di desa-desa, banyak sekolah dengan perpustakaan yang seadanya dan sangat membutuhkan buku.

Sedangkan di sekolah, perpustakaan dan budaya literasi tak dapat terpisahkan. Perpustakaan sekolah memang harus diisi dengan buku-buku terbaik.

Senator Riri berpendapat, peran perpustakaan sekolah dalam meningkatkan budaya literasi harus menjadi perhatian. Sebab sarana yang paling pas untuk memulai budaya literasi tersebut adalah perpustakaan.

“Wajah masa depan sebuah negeri pun dapat dilihat dari bagaimana kualitas literasi anak-anak masa kini. Dengan memperkenalkan budaya literasi kepada anak-anak sejak dini melalui contoh dan penyampaian yang menarik, maka kita tak perlu khawatir lagi kalau mereka akan menjadi korban globalisasi atau peradaban modern,” ujar perempuan yang mendapat gelar Anak Suku Adat Tiang Empat dari Masyarakat Adat Kecamatan Pematang Tigo Kabupaten Bengkulu Tengah ini, Senin (30/7/2018).

“Dan perpustakaan sekolah memiliki peran besar dalam penguasaan literasi para siswa-siswi,” lanjut Riri.

Selain itu, Riri menambahkan, pemerintah dan media massa juga memegang peranan penting dalam menumbuhkan kebiasaan gemar baca tulis ini.

“Caranya dengan meningkatkan sarana prasarana perpustakaan dan mempromosikan perpustakaan di semua kalangan masyarakat,” demikian Riri. [Eva De]