Tarmizi Gumay

BENGKULU, PB — Tarmizi Gumay, Kuasa Hukum Hj Rosnaini Abidin, bakal calon legislatif DPRD Provinsi Bengkulu 2019 dari Partai Demokrat akan meluncurkan surat somasi kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu.

Lanjut Tarmizi, surat somasi yang diluncurkan tersebut terkait rekapitulasi Bawaslu terhadap 11 bacaleg di Bengkulu terpidana korupsi.

“Saya akan meluncurkan surat somasi ke Bawaslu, atas dasar apa Bawaslu mengeluarkan klien saya sebagai tersangka korupsi. Mestinya Bawaslu bertanya dulu dan bilamana Bawaslu tidak menanggapi somasi itu maka akan saya laporkan,” ujar Tarmizi Gumay di Kejari Bengkulu, Jum’at (26/7).

Dijelaskan Tarmizi, memang kliennya masih proses korupsi tetapi itu belum inkrah (berkekuatan hukum tetap). Maka menurut dia, Bawaslu telah mengadili individu seseorang sebelum keputusan terhadap orang tersebut keluar.

“Ketika kasus itu belum inkrah Bawaslu tidak bisa berbuat seperti itu. Bagaimana kalau nanti dalam proses banding dia itu bebas, nah Bawaslu bisa bertanggung jawab atau tidak dan saya sangat kecewa dengan kinerja Bawaslu Provinsi Bengkulu,” tegas Tarmizi.

Hari ini, lanjut Tarmizi, setelah sholat Jum’at surat somasi tersebut akan di kirim ke Bawaslu Provinsi Bengkulu. Kasus tersebut saat ini masih dalam tingkat banding dan sebelumnya Rosnaini Abidin diputus Kejaksaan 1 tahun 2 bulam atas kasus penjualan lahan makam di Kabupaten Seluma tahun 2018.

“Saat ini masih dalam proses banding,” tandas Tarmizi. [Ardiyanto]