Bhakti Sosial Hari Keluarga Nasional Ke-25 tahun 2018 di Desa Linggar Galing, Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah, Rabu (25/7/2018).

BENGKULU TENGAH, PB – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu berkerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) menggelar acara Bhakti Sosial Hari Keluarga Nasional Ke-25 tahun 2018 di Desa Linggar Galing, Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah, Rabu (25/7/2018).

Kegiatan yang dipusatkan di Kampung KB Desa Linggar Galing ini juga melibatkan Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB), Forum GenRe dan mahasiswa KKN Universitas Bengkulu periode 85 tahun 2018.

Mengusung tema “Cinta Keluarga, Cinta Terencana, Cinta Indonesia”, pada acara ini terdapat 4 jenis kegiatan, meliputi Bina Kelompok Kegiatan (Poktan) yakni Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (KBL) dan Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS), Curhat Remaja Jaman Now, Pelayanan KB dan Pemeriksaan IVA gratis serta pembagian pakaian/buku layak pakai kepada masyarakat Kampung KB Desa Linggar Galing.

Anita Yanuarti SE, Kabid KBKS (Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera) DP3AP2KB Kabupaten Bengkulu Tengah kepada pedomanbengkulu.com, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh balita, remaja dan orang tua serta lansia di wilayah Kampung KB serta memberikan pemahaman tentang program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) sehingga masyarakat bisa memahami tentang fungsi keluarga.

“Harapan kami, output dari kegiatan ini adalah untuk memperbaiki kesejahteraan keluarga, melindungi kesehatan ibu dan anak, serta menekan jumlah penduduk. Karena dengan berjalannya program KB, ketersedian pangan yang terbatas dapat terpenuhi,” jelasnya.

Acara ini diselenggarakan oleh BKKBN Provinsi Bengkulu berkerjasama dengan DP3AP2KB Kabupaten Bengkulu Tengah.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bengkulu Tengah, Sri Haryati Prasetia SSTP, sekaligus pemateri pada kegiatan curhat remaja jaman now, saat diwawancarai pedomanbengkulu.com mengatakan bahwa remaja saat ini akan menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia pada tahun 2045.

“Generasi emas nantinya diharapkan menjadi generasi yang cerdas dan komprehensif, yaitu produktif, inovatif, damai dalam interaksi sosialnya, sehat dan menyehatkan dalam interaksi alamnya, serta berperadaban unggul,” jelasnya.

Ditegaskan olehnya bahwa membina remaja adalah investasi yang luar biasa penting, karena para remaja ini nantinya dapat menjadi motivator dan rule model paling tidak di lingkungan masing-masing dalam menerapkan nilai-nilai revolusi mental menjadi remaja yang berkarakter dengan memiliki integritas, etos kerja dan gotong royong atau toleransi.

Dilain sisi, Kepala Desa Linggar Galing, Suparmandi menyambut dengan antusias kegiatan ini.

“Semoga kegiatan ini mendatangkan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat Kampung KB Desa Linggar Galing.”

Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini.

Data terhimpun, kegiatan yang dimulai pada pukul 08.30 WIB ini, terealisasi 8 akseptor implan, 13 suntik dan 5 Pil. Untuk Bina Pokja tersebar di 4 titik, yakni Kantor Desa Bina Keluarga Remaja, Rumah Ketua Bina Keluarga Lansia, Bina Keluarga Balita (PAUD Rizki), Bina Ekonomi Keluarga (Rumah Pengurus) dan Pelayanan KB gratis dan Pemeriksaan IVA di Pustu Linggar Galing. [Nurhas Bunaida]