BPOM Bengkulu gelar konfrensi pers penertiban kosmetik dan obat ilegal, Rabu (18/7/2018)

BENGKULU, PB — Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Bengkulu menemukan dan menyita ratusan jenis obat dan kosmetik yang diduga ilegal.

“Ratusan obat dan kosmetik diduga ilegal karena tidak memenuhi syarat dan ini hasil temuan kita selama 2 bulan,” ujar Kepala BPOM Bengkulu Syafrudin saat menggelar konfrensi pers di kantornya, Rabu (18/7).

Dijelaskan Syaifrudin, temuan tersebut didapatkan dari 14 titik lokasi yakni, 7 titik dari kawasan Kota Bengkulu dan 7 titik lainya berasal dari kabupaten.

Ratusan produk yang disita tersebut antara lain, suplemen kesehatan, obat tradisional dan kosmetik. Seluruh hasil temuan tersebut senilai Rp63,8 Juta.

Temuan tersebut merupakan hasil investigasi BPOM. Usai disita barang-barang tersebut akan segera dimusnahkan. Atas temuan tersebut, BPOM dan Polda Bengkulu akan terus menindaklanjuti temuan produk-produk ilegal di Bengkulu.

“Kita tidak melarang jual beli, namun saya harap pedagang mengutamakan peraturan agar tidak berdampak buruk kepada pembeli,” tandas Syafrudin. [Ardiyanto]