Pembangunan Kantor Fesa Tebat Tenong

REJANG LEBONG, PB – Desa Tebat Tenong Dalam Kecamatan Bermani Ulu hingga saat ini terus fokus melakukan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT).

Pasalnya, Desa yang memiliki 270 Kepala Keluarga (KK) dan 1016 Jiwa ini mayoritas warganya berprofesi sebagai Petani. Baik petani kopi maupun petani padi.

“Untuk sementara ini, kita masih fokus untuk buat JUT. Sebab, ini yang masih sangat dibutuhkan oleh Masyarakat disini saat ini,” ujar Guntur Gunawan, Kepala Desa Tebat Tenong Dalam.

Dijelaskan Guntur, Warga sangat berterima kasih dengan diluncurkannya program Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) dari pemerintah Pusat.

Sebab, melalui program ini, taraf ekonomi Warga meningkat lantaran hampir seluruh Warga berusia produktif di ikut sertakan dalam setiap pelaksanaan DD dan ADD sejak 3 tahun di luncurkan.

“80 persen Warga kita libatkan. Jadi warga memiliki penghasilan tambahan. Selain itu, kami juga mendapatkan berbagai pengetahuan baru. Khususnya soal pembuatan bangunan Infrastruktur jenis jalan, drainase dan pembuatan gedung,” ujar Guntur.

Tahun 2018, sambung pria yang akrab dipanggil Mas Gun ini, DD tahun 2018 digunakan untuk membuat 2 unit JUT di wilayah Desa yang dipimpinnya.

JUT pertama merupakan jalan menuju areal persawahan dengan panjang 168 meter dengan jenis beton rabat. Sedangkan JUT kedua dibangun dengan panjang 506 meter dengan jenis beton rabat menuju areal perkebunan kopi milik Warga.

“Selain itu, DD tahun ini juga kita gunakan untuk pembangunan pelapis tebing dan Drainase tepi jalan sepanjang 500 meter. Untuk kegiatan non fisiknya, DD kami ini juga digunakan untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu pembiayaan pelatihan komputer bagi perangkat Desa dan Kader pemberdayaan Desa serta penyertaan modal Bumdes,
” jelas Guntur.

Sedangkan, tambah Guntur, ditahun yang sama, pihaknya menggunakan ADD untuk pembangunan Kantor Desa.

“Alhamdulilah semua berjalan dengan baik dan lancar. Bumdes kita juga saat ini sudah berjalan yaitu mengelola soal Vidio Shoting, ” ujar Guntur.

Dilain sisi, Pria yang memiliki dua orang buah hati ini berencana akan membangun gedung pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pasalnya, di Desa yang berjarak 18 kilometer dari pusat Kota curup ini baru memiliki sarana pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD) saja.

“Insya Allah, jika nanti pada saat rapat Pra pembangunan tahun depan disetujui Warga, kita akan membangun gedung PAUD melalui ADD. Sedangkan, DD tetap akan diprioritaskan untuk pembangunan jalan usaha tani dan jalan lingkungan. Sebab, masih sangat banyak titik jalan menuju persawahan maupun perkebunan yang masih butuh ditingkatkan kualitasnya,” tutup Pria yang gemar memelihara ternak ini. [Ifan Salianto]