Waka I DPRD BU Bambang Irawan.

BENGKULU UTARA, PB – Banyaknya keluhan masyarakat miskin yang sedang menjalani pengobatan ke luar Provinsi Bengkulu menjadi perhatian khusus bagi Waka I DPRD BU Bambang Irawan.

Menurutnya, masyarakat miskin tak memiliki biaya untuk keberangkatan maupun biaya makan bagi pendamping pasien walaupun pasiennya terdaftar sebagai peserta BPJS.

Karena itu ia selaku pimpinan DPRD Bengkulu Utara (BU) akan mengusulkan agar Pemkab segera menganggarkan dana bagi pendamping pasien BPJS yang perlu pengobatan ke luar Provinsi Bengkulu.

“Kita akan segera berkoordinasi dengan Pemkab agar segera dianggarkan di APBD Perubahan 2018. Kasihan sudah banyak sekali pasien BPJS yang mestinya dirujuk Jakarta namun batal dirujuk lantaran tak memiliki biaya,” ungkap Waka I DPRD BU Bambang Irawan, Kamis (26/7/2018).

Lanjut Bambang bahwa sudah ada contoh di Bangka Belitung yang sudah menyediakan dana bantuan keluarga pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sebesar Rp300 juta.

“Keluarga pasien BPJS berhak mendapatkan dana pendamping jika pasien diharuskan dirujuk ke rumah sakit di luar daerah dengan besaran Rp5 juta,” katanya.

Ditambahkan Bambang, diharapkan dengan bantuan pendamping itu dapat membantu atau sedikit meringankan keluarga pasien yang tengah mendapatkan musibah.

“Dana itukan tidak besar, masak tidak mau di anggarkan sudah banyak pasien batal berobat lantaran tak memiliki biaya,” ungkap Bambang. [Evi Kusnandar]