Sukarno mendampingi Fatmawati ketika baru saja melahirkan Megawati. Saat itu dr P. F Dahler anggota KNIP datang menjenguk. [Foto Istimewa]
Siapa yang tak kenal ibu Fatmawati, orang yang pertama kali menjahit bendera merah putih, ibu negara pertama dan merupakan istri sang proklamator.

Perempuan kelahiran Pasar Padang, Bengkulu pada 15 Februari 1923 ini berasal dari keluarga tokoh Muhammadiyah. Siapa sangka dibalik sosoknya yang anggun, terdapat banyak fakta unik yang belum banyak orang ketahui. Apa saja? Mari kita simak ulasannya sebagai berikut.

1. Mempunyai Prinsip yang Kuat, Yaitu Anti Poligami

“Bagaimana Fat cinta pada Bapak? Bukankah Bapak mempunyai anak dan istri?” kata bu Fatma. Sukarno kemudian bercerita, selama 18 tahun menikah dengan Inggit Garnasih, mereka tidak punya anak. Istri pertamanya pun diceraikan dalam keadaan masih suci. Ia juga kerap ditanya oleh sang ibunda kapan diberi cucu lelaki, sedangkan kakak perempuannya telah punya empat putra laki-laki. Lepas dari itu, Fat sebenarnya mencintai Bung Karno. Namun ia tak mau dipoligami. “Aku baru akan menyetujui apabila Bung Karno bercerai baik-baik dengan Ibu Inggit. Aku tidak dapat menerima poligami. Aku tidak akan dimadu,” ujarnya dalam buku Fatmawati Sukarno, The First Lady yang ditulis Arifin Suryo Nugroho.

2. Tidak Pernah Merayakan Ulang Tahun Pernikahan

Pernikahan Fatmawati dan Sukarno dilangsungkan di Jakarta pada tahun 1943 dalam situasi yang memprihatinkan dan kondisi yang serba tak menentu. Fatmawati dan Bung Karno tidak pernah merayakan ulang tahun perkawinan. Alasannya sangat sederhana, mereka tidak pernah ingat kapan menikah. Sebab, saat pernikahan berlangsung, perang juga sedang gencar dilaksanakan.

3. Menolak Dipoligami Untuk yang Kedua Kalinya

Pada saat Sukarno meminta ijin untuk menikahi seorang wanita bernama Hartini, Fatmawati masih berada dalam proses penyembuhan dari sakit setelah melahirkan Guruh. Poligami di mata Fatmawati menginjak-injak martabat wanita oleh karena itu ia tetap berpegang pada prinsipnya, menolak poligami. Meskipun sang suami mengaku masih mencintainya namun akhirnya dengan segala kerelaan Fatmawati memilih berpisah dengan Bung Karno. Demi mempertahankan prinsipnya, ia berani menerima segala konsekuensi yang teramat berat.

4. Terkena Serangan Jantung Saat masih di Malaysia

Fatmawati menghembuskan nafas terakhirnya pada 14 Mei 1980 di General Hospital Kuala Lumpur usai menunaikan ibadah Umroh di Mekah. Ia terkena serangan jantung saat pesawat yang ditumpanginya singgah di Kuala Lumpur sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Jenazahnya dikebumikan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet, Jakarta.

Itulah sedikit dari banyaknya fakta unik Fatmawati yang masih belum banyak orang ketahui. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kamu ya!

Vanessa Clara Syinta, Komunitas Menulis Bengkulu