Ilustrasi

BENGKULU, PB – Sekretariat mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu marak kemalingan.

Tempo 10 hari, tercatat sudah 3 sekre mahasiswa KKN yang digondol maling. Ketiga sekre tersebut berlokasi di Desa Air Latak, Desa Pasar Ngalam Priukan dan Desa Lubuk Lagan Tumbuan Kecamatan Seluma Barat.

“Kita sangat menyayangkan atas tidak amannya sekre dari tindak kejahatan dan telah terjadi pembobolan oleh maling di 3 tempat sekretariat mahasiswa KKN IAIN Bengkulu dalam kurun waktu 10 hari sejak berjalannya KKN,” ujar Wakil Sekretaris Panitia KKN, Rahmat Ramdhani, Rabu (18/7).

Dijelaskan Rahmat, sebelumnya pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemkab Seluma saat pelepasan mahasiswa KKN IAIN.

Terkait kejadian ini, panitia sudah melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian agar meningkatkan pengamanan disemua desa tempat KKN.

“Kita meminta bantuan kepada pihak kepolisian untuk ikut membantu agar melakukan koordinasi dengan pihak desa, apabila kejadian yang sama terulang kita akan pindahkan lokasi KKN mahasiswa,” kata Rahmat.

Atas kemalingan tersebut mahasiswa KKN kehilangan barang berharga diantaranya uang tunai 1 juta rupiah, STNK sepeda motor dan 4 unit handphone.

“Saya himbau kepada seluruh mahasiswa KKN agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap tindak kejahatan,” tandasnya

Data terhimpun, Ribuan Mahasiswa KKN IAIN Bengkulu tersebar diseluruh desa Kabupaten Seluma. Setiap kelompok terdapat 12 sampai 13 mahasiswa. Selama 2 bulan kedepan mahasiswa ini akan tinggal dan menetap bersama warga desa. [Ardiyanto]