Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Aula Kampus STIA Bengkulu, Minggu (22/7/2018).

BENGKULU, PB – Bela negara sebagai salah satu manifestasi dari Empat Pilar Kebangsaan merupakan hak sekaligus kewajiban bagi setiap warga negara, tak terkecuali warga negara Indonesia.

Senator termuda Indonesia, Riri Damayanti John Latief mengimbau untuk membangun jiwa patriotisme setiap masyarakat seluruh lapisan yang ada di suatu negara, bertujuan untuk mempertahankan eksistensi negara ini dan menjaga negara dari ancaman keamanan yang terjadi.

Anggota Komite III DPD RI ini menyebutkan bahwa Penerapan Bela Negara terdiri dari lima hal yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat, lingkup negara, dan bentuk usaha.

“Dimulai dari diri sendiri lalu keluarga, kemudian di lingkungan Sekolah seperti di Kampus. Dan para putra putri kampus menjadi contoh dari perwakilan mahasiswa, haruslah senantiasa menumbuhkan karakter patriotisme demi menjaga persatuan dan kesatuan sehingga bisa menjalankan fungsi-fungsi Bela Negara,” kata Riri saat pagelaran pemilihan Duta Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bengkulu sekaligus Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dengan tema Bela Negara di kampus tersebut, Minggu (22/7/2018).

Lingkungan keluarga, Riri melanjutkan, juga berperan penting dalam usaha Bela Negara, dimulai dengan saling mengingatkan anggota keluarga untuk patuh pada hukum.

Pendidikan Kewarganegaraan juga tak terlepas dari bentuk usaha Bela Negara, tambah Riri, memupuk jiwa dan semangat patriotik, serta rasa cinta tanah air, memupuk semangat kebangsaan dan kesetiakawanan sosial, dan Sadar akan sejarah bangsa dan menghargai jasa pahlawan.

Perempuan yang meraih gelar Anak Suku Adat Tiang Empat dari Masyarakat Adat Kecamatan Pematang Tigo Kabupaten Bengkulu Tengah ini juga mengajak untuk selalu menghargai jasa para pahlawan.

“Sebagai generasi penerus bangsa, sudah merupakan sebuah kewajiban untuk meneruskan perjuangan para pahlawan,” ujarnya.

Kepada para mahasiswa, Senator Riri memberitahu bahwa peran organisasi Resimen Mahasiswa (Menwa) sangatlah besar terhadap usaha menghidupkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan, salah satunya dalam wujud semangat Bela Negara.

“Pelatihan Menwa diberikan dalam bentuk latihan sikap kepribadian, seperti militer bertujuan untuk membentuk sikap dan jiwa patriotisme. Duta-duta yang terpilih di sini harus memiliki semangat besar untuk menularkan semangat Empat Pilar Kebangsaan tersebut kepada mahasiswa-mahasiswa lainnya,” demikian Riri.

Pendiskusian ini berjalan hangat dan santai.

Sementara Ketua STIA Bengkulu Majono berharap para Duta Kampus STIA yang terpilih dengan inisiasi Senator Riri dapat mensosialisasikan tentang kampusnya keluar sebagai sekolah tinggi yang mampu mencetak insan cendikia yang berprestasi dan memiliki karir yang bagus baik di politik maupun pemerintahan.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIA Bengkulu Yuditha Pratiwi mengenai hal ini berujar, pemilihan Duta Kampus sekaligus sosialisasi bela negara ini diadakan dengan tujuanĀ dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang hebat dan sukses di masa mendatang.

Data terhimpun, pemenang Duta Kampus STIA Bengkulu diraih oleh Fahmi Saputra sebagai juara satu putra danĀ Ririn Oktaviani dari putri.

Juara dua putra diraih Jovi Jhonson dan putri Dhea Lestari. Juara tiga putra yakni Ridho Riski M dan Tea Indriani dari putri.

Para peserta tampak khidmat mendengarkan sosialisasi ini.

Acara ini ditutup dengan pelantikan 20 finalis menjadi Duta Kampus STIA Bengkulu. [Eva De]