Semakin berkembang zaman, semakin banyak pula orang yang kian berinovasi di dunia kuliner. Hal ini membuat peredaran makanan kekinian semakin marak, bahkan kerap tersaji dengan kemasan dan rasa yang tak diduga sebelumnya.

Tidak dimungkiri, eksistensi setiap makanan kekinian memang sangat variatif. Ada yang bisa bertahan lama, ada pula yang hanya lewat saja. Keadaan ini juga turut dipengaruhi oleh permintaan pasar. Para penikmat kuliner terus menuntut adanya inovasi pada makanan yang dikonsumsi.

Kemudian, fenomena tersebut turut menggeret para perajin kuliner di seluruh dunia untuk terus melakukan perubahan, guna menemukan makanan kekinian dan sehat yang terbaru. Pada akhirnya, terciptalah 4 makanan kekinian berikut ini:

1. Daging olahan nabati

Meski sudah ada sejak lama, namun popularitas makanan jenis ini kian mencapai puncak tertingginya saat ini. Sejumlah perusahaan di dunia menggunakan 100% produk nabati untuk merekayasa roti, sosis, dan potongan ayam bentuk dan rasanya menyerupai daging.

Daging berbahan dasar tumbuhan tersebut sangat realistis, sehingga benar-benar mengeluarkan cairan merah—seolah darah—yang berasal dari cairan buah bit. Secara rinci, bahan makanan ini terbuat dari protein kacang dan bahan-bahan nabati lainnya–seperti perasan canola, minyak kelapa olahan, ekstrak ragi dan serat bambu.

2. Golden milk

Minuman kekinian ini bermunculan di menu rumah makan, serta sejumlah akun jejaring sosial. Golden milk terbuat dari kunyit, almon, kacang mete, dan susu atau susu kedelai.

Selain rasanya yang unik, golden milk diyakini dapat bermanfaat sebagai obat alami untuk mengatasi penyakit radang usus dan radang sendi, serta mencegah berbagai jenis kanker. Manfaat tersebut diduga berasal dari kurkumin, senyawa baik yang ada pada kunyit.

3. Susu kacang

Susu berbahan dasar nabati dapat menjadi kabar baik bagi orang-orang yang punya intoleransi, alergi atau kondisi kesehatan lain. Almond, kelapa, beras, kedelai, oat dan rami adalah pilihan non-susu yang cukup umum diketahui. Namun belakangan, susu kacang menjadi alternatif baru yang sedang populer.

Minuman jenis ini disebut memiliki protein yang lebih tinggi, sehingga diyakini sebagai jenis susu yang paling sehat di antara lainnya.

4. Makanan fermentasi

Makanan fermentasi telah melalui proses yang disebut lacto-fermentasi, sehingga dapat membantu meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam tubuh. Makanan jenis ini kaya akan vitamin K2. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa peningkatan asupan Vitamin K2 dapat mengurangi risiko kanker prostat.

Selain itu, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Current Opinion on Lipidology pada 2006 mengungkap, susu yang telah melalui proses fermentasi bisa menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi.

Beberapa jenis makanan fermentasi yang dapat dijumpai sehari-hari antara lain yoghurt, kefir, kimchi, hingga tahu dan tempe.

Jika mengonsumsi jenis makanan tersebut, tetap ingat untuk membatasi jumlah asupannya agar tidak berlebihan. Dan akan lebih baik jika melengkapinya dengan makanan sehat lainnya seperti buah, kacang-kacangan atau salad. [Eva De]