Mantan Presiden Republik Indonesia era 2004–2014, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY, dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Ketua Umum Partai Demokrat itu dikabarkan mengalami kelelahan.

Melansir Liputan6.com, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin mengatakan bahwa SBY kelelahan karena menghadiri reuni SMA di Pacitan.

“Memang tiga hari lalu saya menyaksikan lelah sekali beliau. Mungkin reuni SMA di Pacitan, dan pulang dari sana ke Yogyakarta, terus ada nonton bareng (final Piala Dunia), jadi saya melihat tiga hari lalu memang ada nuansa kelelahan,” ucap Amir kepada tim Liputan6.com.

Meski dirawat di rumah sakit dengan kondisi tangan kiri terpasang jarum infus, SBY dikabarkan tetap harus bekerja. Hal ini dikonfirmasi dari unggahan instagram istri Beliau, Ani Yudhoyono.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan kelelahan.

1. Anemia

Salah satu kondisi medis yang paling sering mengakibatkan tubuh mudah lelah adalah anemia defisiensi besi. Biasanya, orang yang mengalami anemia defisiensi besi, tanpa melakukan hal apa pun akan merasakan mudah lelah dan otot terasa berat.

2. Sindrom kelelahan kronis (chronic fatigue syndrome)

Sindrom kelelahan kronis atau myalgia encephalomyelitis merupakan suatu kondisi sering mudah lelah dan parah yang berlangsung selama minimal 6 bulan. Biasanya disertai juga dengan gejala lain seperti nyeri tenggorokan, nyeri otot dan persendian, serta nyeri kepala.

3. Penyakit celiac

Ini merupakan suatu kondisi medis karena adanya intoleransi terhadap makanan tertentu. Biasanya tubuh menjadi sensitif terhadap gluten yang biasanya terkandung pada roti, kue, dan sereal. Selain mudah lelah, gejala-gejala penyakit celiac adalah diare, anemia, dan penurunan berat badan.

4. Sleep apnea

Sleep apnea adalah kondisi terjadinya penyempitan tenggorokan dan menutup selama tertidur. Kondisi ini mengganggu pernapasan, sehingga menyebabkan Anda tidur mendengkur dan menurunnya oksigen dalam darah. Pada akhirnya, kondisi ini dapat menyebabkan mudah terbangun dan merasa lelah keesokan harinya.

5. Diabetes

Salah satu gejala utama diabetes yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi adalah mudah lelah. Gejala lainnya antara lain sering buang air kecil, mudah haus dan penurunan berat badan.

6. Gangguan kecemasan dan depresi

Merasa cemas atau sesekali khawatir merupakan hal yang normal. Namun, pada beberapa orang, hal ini terjadi secara terus-menerus, merasa cemas, gugup, atau gelisah. Hal ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menyebabkan kelelahan.

Sama halnya dengan depresi yang membuat diri terjebak dalam kesedihan, depresi juga dapat menguras energi, sudah tidur, dan kelelahan ketika terbangun keesokan harinya.

7. Berat badan kurang atau berlebih

Memiliki kelebihan berat badan meningkatkan risiko terjadinya kelelahan karena berbagai alasan, termasuk membawa “beban” lebih berat, lebih mungkin mengalami nyeri otot dan sendi, dan cenderung memiliki kondisi yang kelelahan merupakan gejalanya, seperti diabetes atau sleep apnea.

Seseorang yang berat badannya kurang juga lebih mudah lelah, yang kondisinya bergantung pada individu. Gangguan pola makan, kanker, penyakit kronis, dan kurangnya hormon tiroid dapat menyebabkan penurunan berat badan dan kelelahan.

Apa pun penyebab kelelahan seperti yang dialami SBY, sangat dianjurkan untuk mencoba mengurangi aktivitas agar tidak berlebihan, istirahat yang cukup, makan secara teratur dengan gizi seimbang, banyak minum air putih, dan berolahraga secara teratur minimal tiga kali per minggu.

Untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh, terapkan pola hidup sehat, kelola stres dengan baik, serta periksakan diri ke dokter secara berkala. [Eva De]