Melanoma adalah salah satu jenis kanker yang menyerang melanosit yaitu pemberi warna kulit, rambut, dan mata. Meski umumnya ditemukan di kulit, penyakit kanker ini ternyata juga bisa menyerang mata.

Menurut hasil studi oleh Jovanovic, melanoma mata menempati peringkat kedua setelah melanoma kulit.

Melanoma mata merupakan jenis kanker tersering yang menyerang bola mata orang dewasa. Kanker ini lebih sering menyerang laki-laki daripada wanita dan rata-rata ditemukan pada laki-laki diatas usia 50 tahun.

Kanker melanoma ternyata dapat menyerang berbagai jenis bagian dari mata seperti:

– Kelopak mata atas maupun bawah
– Konjungtiva (selaput bening mata)
– Iris (pemberi warna bola mata)
– Badan siliaris (pembentuk cairan bola mata)
– Koroid (lapisan tengah dari bola mata)

Sama seperti kanker lainnya, kanker melanoma mata ini tidak diketahui pasti apa penyebabnya. Meski begitu, dilansir dari Hello Sehat ada beberapa hal yang bisa memicu atau menjadi faktor risiko dari penyakit melanoma mata ini, yaitu:

– Mata selalu terkena sinar matahari dalam jangka panjang.
– Warna mata yang terang, seperti biru atau hijau.
– Memiliki tahi lalat pada mata atau kulit sekitar mata.

Orang yang memiliki ciri atau mengalami hal tersebut mungkin akan mempunyai risiko terkena kanker melanoma lebih tinggi dibandingkan yang tidak mengalaminya sama sekali. Namun, bukan berarti memiliki ciri tersebut sudah pasti membuat orang tersebut terkena penyakit melanoma mata.

Jika memiliki ciri tersebut dan merasa ragu dengan kondisi kesehatan saat ini, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Sebagian besar penyakit melanoma tidak memberikan gejala pada tahap awal karena letaknya yang lebih sering di dalam bola mata (iris, badan siliaris, atau koroid). Namun pada tahap yang lebih lanjut, beberapa gejala akan muncul seperti:

– Bintik kehitaman di area iris atau di daerah konjungtiva yang semakin membesar
– Gangguan penglihatan

Pengobatan yang dilakukan tergantung dengan lokasi, ukuran, dan penyebaran sel kanker. Pengobatan dapat berupa pengangkatan dari pada kanker, radioterapi, pengangkatan dari bola mata, atau kombinasi dari semua pengobatan tersebut.

Sebagai jenis kanker yang jarang menimbulkan gejala, pemeriksaan rutin mata setiap satu tahun sekali menjadi salah satu cara terbaik untuk mendeteksi penyakit melanoma pada stadium awal. [Eva De]