Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 84 Bengkulu Selatan(BS) Yuliman Effendi

BENGKULU SELATAN, PB – Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 84 Bengkulu Selatan(BS) Yuliman Effendi membantah tudingan terkait ‘bisnis’ seragam sekolah yang diarahkan ke pihak sekolah.

Menurut Yuliman tidak ada pemaksaan kepada wali murid/murid agar membeli seragam melalui wadah yang dikelolah oleh pihak sekolah.

“Tidak ada unsur pemaksaan. Ini juga sudah melalui rapat dengan wali murid,” jelas Yuliman Effendi kepada Pedoman Bengkulu, Jumat (27/08/2018).

Lebih lanjut disampaikan Yuliman, bahwa semua yang dilakukan oleh pihak sekolah merupakan upaya untuk memajukan sekolah.

“Tugas Kepala Sekolah adalah tugas pengembangan. Ini upaya kita untuk kemajuan sekolah. Sekolah kita ini sudah sering ikut lomba dan mengukir sejumlah prestasi, Alhamdulillah hasilnya baik. Tapi kami menyadari, masih ada yang kurang. Yakni seragam Pramuka murid-murid kita yang belum pas, seharusnya semuanya menggunakan seragam Pramuka Siaga. Inilah pentingnya ada penyeragaman seragam pramuka. Untuk seragam pramuka murid kelas II sampai kelas V juga sudah dimusyawarahkan dengan wali murid sebelum libur kemarin,” beber Yuliman Efendi didampingi oleh beberapa dewan guru SD N 84 Bengkulu Selatan lainnya.

Sedangkan untuk pakaian olahraga, menurut Yuliman bagi murid yang tidak mau membeli seragam olahraga yang baru diarahkan untuk menyablon merk nomor sekolah, karena ada perubahan nomor sekolah dari SD Negeri 92 menjadi SD Negeri 84 Bengkulu Selatan.

“Kalau untuk seragam putih merah, memang sudah banyak yang sudah beli. Bagi yang sudah beli kami minta untuk ditambahkan bednya lagi, biar seragam,” imbuh Yuliman.

Di sisi lain, menyikapi polemik seragam sekolah ini, hari ini (27/7/2018) Pihak Sekolah kembali menggelar rapat bersama wali murid.

“Tadi sudah digelar rapat bersama wali murid, rapat menyepakati untuk pengelolaan seragam diserahkan ke pihak sekolah. Untuk seragam putih merah tidak, yang dikelolah sekolah itu hanya pakaian olahraga dan batik, sedangkan pramuka bisa lewat sekolah, juga boleh tidak. Silahkan mau pesan di penjahit luar, asal sesuai dengan ketentuan seragam pramuka siaga,” pungkas Yuliman Efendi. [Apdian Utama]