Pelaku pemerkosaan Mahasiswa KKN Unib

BENGKULU, PB – Kronologi secara utuh Kasus dugaan pemerkosaan yang menimpa HA (21) Mahasiswa Universitas Bengkulu (Unib) oleh temennya sendiri saat mengampu Kuliah Kerja Nyata (KNN) di Desa Aturan Mumpo, Kecamatan Pematang Tiga, Bengkulu Tengah mulai terkuak.

Data terhimpun, kejadian tersebut berawal saat korban mandi di sumur tetangga yang lokasinya tak jauh dari tempat KKN. Usai mandi korban memakai baju di Sumur tempat korban mandi. Kemudian korban pergi ke sekretariat KKN lewat pintu dapur dan masuk ke dalam kamar.

Tiba-tiba pelaku yang merupakan teman korban berinisial PR (21) warga Desa Pasar Tebat, Kecamatan Air Napal, Bengkulu Utara masuk kamar dan langsung mengunci pintu kamar, lalu membekap mulut dan korban dibanting dilantai, korban sempat melawan tapi tidak berhasil, hingga akhirnya pelaku dapat melakukan perbuatan bejatnya dengan mencium bibir korban, meremas payudara korban, menarik celana korban hingga terlepas dan langsung memperkosa korban.

Pasca kejadian tersebut, 28 Juni 2018 korban langsung ingin pulang dari lokasi KKN, tapi korban dihadang oleh pelaku yang merupakan Koordinator KKN (Kordes). Karena itu, korban belum bisa menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian tersebut.

Keesokan harinya pada tanggal 29 Juni 2018, sekitar pukul 15.00 WIB, Pelaku keluar dari lokasi KKN dan disitulah korban kabur dari Sekretariat KKN dan menceritakan kejadian itu dengan sepupunya DE dan Bibinya YU dan langsung menghubungi orang tua korban di Kaur.

Setelah menerima laporan bahwa anaknya diperkosa, kedua orangtua korban langsung ke Bengkulu dan melaporkan ke Polsek Pondok Kelapa.

Saat ini kondisi korban secara psikis mengalami trauma berat atas apa yang menimpa dirinya. Korban sering menangis, minder, suka marah-marah dan berteriak agar pelaku dihukum seberat beratnya.

Terkait kejadian itu, Tim Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan perempuan dan anak (PPA) sudah berkoordinasi dengan Penyidik Polres Pondok Kelapa, Dinas DP3A Kabupaten Benteng dan keluarga korban.

Dikonfirmasi, Sabtu (14/5) Kapolsek Pondok Kelapa, Iptu Budiansyah, mengatakan, saat ini pelaku masih diamankan di Mapolsek Pondok Kelapa.

“Saat ini terduga pelaku masih diamankan di Mapolsek,” tandas Kapolsek. [Ardiyanto]