Patriana Sosialinda saat berada di Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto Bengkulu, Kamis (12/7/2018).

BENGKULU, PB – Pernyataan tim Linda-Mirza di Sekretariat DPD Partai Golkar Kota Bengkulu Senin (9/7/2018) dalam sebuah konferensi pers yang menyebutkan tidak melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pemilihan Walikota (Pilwakot) masih menjadi perdebatan.

Perdebatan itu menyeruak setelah adanya daftar permohonan sengketa atas nama kandidat nomor urut empat tersebut.

Saat diwawancara Ketua DPD Partai Golkar Kota Bengkulu Patriana Sosialinda tidak menjawab secara tegas. Namun ia sempat menyinggung bahwa sikapnya sama dengan yang disampaikan oleh timnya dalam konferensi pers.

Ketika ditanyakan kembali mengenai sikap yang sebenarnya, perempuan yang akrab disapa Linda tersebut juga tidak menjawab secara tegas.

“Masa kalian (wartawan, red) tidak percaya. Kan saya kandidatnya,” kata Patriana Sosialinda ketika ditemui di Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Soeprapto Bengkulu, Kamis (12/7/2018).

Komisioner KPU Kota Bengkulu Divisi Hukum Martawansyah tak membantah adanya gugatan dari paslon Linda-Mirza. Ia juga membenarkan bahwa anggota KPU Kota Bengkulu tengah berada di MK untuk menghadapi gugatan tersebut.

Setelah ditelusuri melalui situs resmi MK, kandidat walikota nomor urut empat tersebut memang telah mendaftarkan permohonan Perkara Pilkada Serentak Tahun 2018 ke MK pada hari Senin (9/7/2018) secara online. [Irwan Saputra]