Ilustrasi

BENGKULU SELATAN, PB – Panwascam Seginim kembali diterpa isu tak sedap. Jika sebelumnya menyangkut perekrutan Panwaslu Desa/Kelurahan, kali ini Panwascam Kecamatan Seginim dituding menahan hak 22 anggota Panwas Desa/Kelurahan atau istilah lainnya Panitia Pengawas Lapangan (PPL) di Kecamatan Seginim.

Dari informasi yang diterima Pedoman Bengkulu, hak yang dimaksud adalah uang transportasi pelantikan dan uang saku PPL.

“Panwascam Seginim tidak memberikan hak Panwaslu Desa/Kelurahan Rp245 ribu X 22 orang,” jelasnya saat menghubungi Pedoman Bengkulu.

Rinciannya Rp150 ribu uang transportasi pelantikan Panwaslu Desa/Kelurahan dan Rp95 ribu merupakan uang saku. Totalnya mencapai Rp5.390.000. Seharusnya pembayaran uang transportasi pelantikan dan uang saku tersebut serentak dengan pembayaran rapel dua bulan gaji sebelum Hari Riaya Idul Fitri yang lalu. Namun hingga kini belum juga dibayarkan.

“Termasuk yang kurang umur masih digaji juga, artinya secara tidak langsung Panwascam seginim melegalkan PPL yang kurang umur tersebut,” jelasnya kepada Pedoman Bengkulu, Kamis (5/7/2018)

Sementara itu Ketua Panwascam Seginim, Samsuhar belum berhasil dikonfirmasi. [Apdian Utama]