BENGKULU SELATAN, PB – Gelaran Pekan Daerah Kontak Tani dan Nelayan Andalan (Peda KTNA) ternyata menguras anggaran yang tidak sedikit. Sebagai tuan rumah, Kabupaten Bengkulu Selatan menggelontorkan anggaran mencapai Rp5 Milyaran.

Sebagaimana telah dijadwalkan, pelaksanaan Peda KTNA akan dilaksanakan dari tanggal 18-24 Juli 2018.

“Kalau anggarannya mencapai Rp5 Milyar. Namun dibagi di beberapa Dinas seperti di DKP dan di bagian umum Setda. Juga di PU yang untuk pembangunan jalan. Kalau untuk anggaran di Dinas Pertanian hanya ada anggaran Rp1,6 Milyar,” jelas Sekretaris Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Haroni saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (16/7/2018).

Menanggapi besarnya anggaran untuk kegiatan Peda KTNA tersebut, praktisi sekaligus pengamat pertanian Bengkulu Selatan, Marhen Harjono berharap dengan anggaran yang begitu besar jangan sampai kegiatan Peda hanya sebatas seremonial belaka.

“Ajang Peda ini perlu kita apresiasi dan bangga. Namun jangan sekedar sebatas ini saja, yang lebih utama adalah bagaimana kita mendorong agar petani kita dapat mencontoh apa yang dipraktikkan seperti yang dipamerkan,” sampai Marhen saat dihubungi Pedoman Bengkulu.

Marhen berharap agar PPL terus giat turun ke lapangan, memberi contoh dan pengajaran kepada petani.

Disampaikannya, kalau di lokasi Peda KTNA apa yang di pamerkan dan dipraktikkan sangat sangat modern dan berteknologi maju, maka seharusnya bagaimana hal itu bisa diaplikasikan di tengah masyarakat, khususnya Petani dan Nelayan.

“Kalau setelah Peda tidak ada perubahan, baik pada PPL maupun petani, ya R5 Milyar terlalu besar untuk sekedar pamer,” pungkas jebolan Pasca Sarjana Universitas Gajah Mada ini. [Apdian Utama]