SPBU Simpang Korem mendadak sepi usai kejadian tersebut.

REJANG LEBONG, PB – Kondisi ‘nyaris bentrok’ yang sempat dilaporkan Warga terjadi di SPBU Simpang Korem Kelurahan Air Putih Baru Kecamatan Curup Selatan dibantah oleh Pengawas SPBU tersebut.

Dalam krarifikasinya, Kiki selaku pengawas SPBU setempat menjelaskan jika kondisi tersebut tidak pernah berlangsung di lokasi, melainkan yang terjadi adalah salah satu pelanggan SPBU yang mengantri untuk mengisi BBM, Sabtu (21/7/2018), marah lantaran tidak mendapatkan BBM setelah mengantri.

“Tidak ada peristiwa nyaris bentrok antara petugas kami dengan pelanggan kok pak. Memang tadi ada pengendara mobil Rush bewarna biru yang sedikit marah-marah sendiri karena kecewa tidak mendapatkan BBM yang akan dibeli lantaran sudah habis terjual,” jelas Kiki saat menghubungi PedomanBengkulu.com melalui Telfon, Sabtu malam (21/7).

Dilanjutkan Kiki, terkait pelayanan terhadap pembeli menggunakan jerigen di SPBU tersebut, hanya akan dilakukan ketika pembeli memiliki ijin rekomendasi dari instansi terkait.

“Memang tadi ada satu konsumen yang membeli BBM menggunakan Jerigen. Dilayani oleh petugas karena ada ijinnya. Selain itu, orang tersebut juga berdomisili jauh yaitu dari kawasan Barumanis Kecamatan Bermani Ulu,” ujar Kiki.

Dilain sisi, Kiki menghimbau agar Warga yang akan membeli BBM di SPBU simpang Korem agar bisa mengantri di SPBU berkisar pukul 10.30 WIB setiap harinya. Sehingga tetap bisa mendapatkan BBM di SPBU.

“Setiap hari, kami hanya mendapatkan kuota BBM bersubsidi sebanyak 8 KL. BBM masuk ke SPBU setiap pukul 10.00 WIB setiap hari. Sementara, warga yang telah mengantri di SPBU ada puluhan sejak mobil tangki BBM belum tiba. Jadi wajar jika sering sekali BBM subsidi langsung habis dalam kurun Waktu sebentar. Selain itu, kami juga mengimbau agar warga pemilik kendaraan mewah agar bisa menumbuhkan kesadaran diri untuk tidak membeli jenis BBM bersubsidi, melainkan membeli jenis BBM non subsidi. Sebab, BBM bersubsidi memang dijual hanya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan ekonomi menengah ke bawah,” tegas Kiki.

Seperti dilansir sebelumnya, sekitar pukul 13.30 WIB, Sabtu (21/7/2018), aktifitas di Stasion Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) simpang Korem yang terletak di Kelurahan Air Putih Baru Kecamatan Curup Selatan mendadak terhenti sejenak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Usut punya usut, ternyata berhentinya aktifitas petugas SPBU tersebut diduga lantaran ada peristiwa ‘nyaris bentrok’ antara petugas SPBU setempat dengan salah satu pelanggan yang belakangan diketahui bernama Sunaryo (55) Warga Kecamatan Curup. [Ifan Salianto]