Ilustrasi

BENGKULU SELATAN, PB – Event pertandingan sepak bolah bertajuk Air Nipis Cup yang digelar di Lapangan Sepak Bolah Desa Suka Negeri Kecamatan Air Nipis berujung ricuh.

Ini terjadi pada laga pertandingan antara PS Kedurang Vs PS Kaur, Sabtu (7/7/2018) sekira pukul 17.00 WIB. Akibat kericuhan ini, Masrin (45) Warga Desa Suka Negeri terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Asyifa akibat mengalami luka di bagian kepala dan pingsan.

Data terhimpun, kericuhan ini dipicu oleh kondisi pertandingan antara PS Kedurang dan PS Polres Kaur yang berjalan alot. Wasit pun hingga empat kali mengeluarkan kartu kuning untuk pemain PS Kedurang. Sehingga PS Kedurang diganjar tendangan pinalti oleh wasit. Gawang PS Kedurang pun jebol. Sehingga skor 1-0 untuk PS Polres Kaur.

Saat babak pertama berakhir, salah seorang pemain PS Kedurang melayangkan protes ke wasit. Seketika puluhan supporter PS Kedurang berhamburan masuk ke lapangan sembari meneriaki wasit yang mereka nilai tidak adil.

Pada saat bersamaan juga puluhan warga Suka Negeri yang saat itu menonton pertandingan berusaha untuk menyelamatkan wasit yang bernama Dadi yang diketahui juga warga Suka Negeri. Saling serang dan saling lempar antara Supporter PS Kedurang dan Warga Desa Suka Negeri tidak dapat terelakkan.

Selang beberapa waktu petugas keamanan dari Polsek dan Pores Bengkulu Selatan tiba. Kondisi aman dan terkendali.

Sementara itu, menyikapi kericuhan yang terjadi, dijadwalkan hari ini (8/7/2018) Camat Air Nipis, Amran melakukan pertemuan dengan seluruh Kepala Desa se Air Nipis. Untuk sementara, kegiatan turnamen dihentikan. [Apdian Utama]