Teuku Zulkarnain selaku pimpinan sidang Paripurna DPRD Kota Bengkulu, Selasa (31/7/2018)

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu menggelar rapat paripurna terhadap rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Bengkulu tahun anggaran 2017 oleh badan anggaran DPRD Kota Bengkulu di gedung DPRD Kota Bengkulu, Selasa (31/7).

Dalam rapat yang di pimpin Wakil Ketua II DPRD Kota Bengkulu Tengku Zulkarnain. Anggota DPRD Suimi Fales menyampaikan terkait piutang wajib pajak hotel dan restoran yang jumlahnya cukup fantastis sebesar Rp71 miliar.

“Kan sudah melewati pembahasan dan banyak rekomendasi, yang pertama cas register, kemudian ada piutang yang belum tertagih yaitu wajib pajak di hotel hotel,restoran yang jumlahnya cukup besar sebanyak 71 miliyar dan itu luar biasa untuk menambah PAD. Selain itu balai adat yang rusak agar terurus agar kedepannya lebih baik,” ujar Teuku.

Dilain sisi Teuku menyampaikan akan mendukung inisiatif legislasi terkait perda baru salah satunya CSR.

“Untuk itu kita akan mendorong karena itu sangat penting, karena biasanya itu aspirasi aspirasi masyarakat yang muncul ke dewan. Saya juga mengingatkan kepada kawan kawan dalam melakukan pembahasan persoalan rakyat di kota Bengkulu ini, terus-menerus mengajak anggota supaya korum, maka dari itu kehadiran peserta rapat sangat di butuhkan untuk dalam rapqt penting seperti ini”,harap Teuku.

Rapat tersebut dihadiri, Asisten III Husni, pihak kejaksaan negeri, kapolres, danlanal, anggota DPRD Kota Bengkulu, sekretaris daerah, para asisten, Staf ahli Wali Kota Bengkulu, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Kantor, Kepala Bagian, para Camat, lurah di jajaran pemerintah Kota Bengkulu.

Berdasarkan daftar hadir yang dilaporkan oleh sekretaris dewan, dari jumlah anggota 30 orang 24 orang hadir dalam rapat.[Ardiyanto/Yoma]