Ilustrasi

SELUMA, PB – Posko kuliah kerja nyata (kukerta) mahasiswa IAIN di desa air Latak Kecamatan Seluma, sekira pukul 02.00 WIB dinihari, Rabu (11/07/2018), dibobol maling.

Akibatnya empat unit Handpone (HP) dan uang Rp1,2 juta milik 12 mahasiswa IAIN yang baru dua hari melaksanakan tugasnya tersebut raib dibawa kawanan pencuri yang diperkirakan berjumlah tiga orang tersebut.

Informasi didapat, diduga pencuri tersebut melancarkan aksinya antara pukul 01.30 WIB hingga pukul 02.30 WIB.

Karena pukul 03.00 WIB ada diantara mahasiswa yaitu Raifa (22) terbangun dan melihat semua tas dan barang milik mereka berserakan dilantai kamar.

Mengetahui ada pencuri yang masuk ke Posko tersebut, sontak semua mahasiswa menjadi heboh dan menangis histeris. Sehingga mengundang warga sekitar mendatangi posko tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui kawanan pencuri tersebut masuk melalui ventilasi bagian samping rumah yang dijadikan posko tersebut. Dikarenakan ventilasi yang terbuat dari kayu tersebut telah rusak.

Sementara itu, dipagi harinya, saat warga bersama mahasiswa melakukan penyisiran disekitar posko, ditemukan tas dan barang-barang milik mahasiswa IAIN yang dibuang tidak jauh dari posko tersebut berupa pakaian dan dompet yang sebelumnya berisi uang, namun saat ditemukan dompet tersebut telah kosong.

Kapolres Seluma AKBP Jeki Rahmat Mustika, melalui Kapolsek Seluma Iptu Jhoni Naibaho mengatakan akan meningkatkan pengamanan di setiap posko mahasiswa Kukerta diwilayah hukum Polres Seluma dengan menurunkan Sat Intel dan melakukan patroli di jam-jam rawan.

“Laporannya telah kami terima dan telah diproses dengan melakukan olah TKP. Untuk itu kami akan meningkatkan pengamanan dengan patroli rutin dan menurunkan Intel yang akan memantau setiap posko mahasiswa yang sedang melaksanakan Kukerta tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya, Sekre mahasiswa di Desa Tumbuan Kecamatan Lubuk Sandi juga dibobol maling. Hingga saat ini, pihak Kepolisian masih menelusuri terduga pelaku yang mulai meresahkan peserta KKN di seluma tersebut. [Sepriandi]