Ilustrasi

BENGKULU SELATAN, PB – Data Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) menunjukkan permasalahan anak di Bengkulu Selatan patut ditangani secara serius. Dari data yang ada, sebanyak 63 anak usia sekolah yang putus sekolah dan 30 orang anak yang berhadapan dengan hukum.

Selain itu, data Dinsos juga menunjukkan anak balita terlantar sebanyak 12 orang, anak terlantar 129 orang, anak disabilitas sebanyak 23 orang.

Selain itu, penyandang disabilitas di Bengkulu Selatan sebanyak 717 orang, orang dengan gangguan jiwa sebanyak 179, Gepeng 2 orang lanjut usia terlantar 3.465 orang dan 14 orang kelompok minoritas yakni Waria, Lesbi dan Homo.

“Untuk usia lanjut memang banyak, yang sudah dibantu sudah banyak, namun belum semua terakomodir, karena keterbatasan anggaran,” ujar Kasi anak dan lansia Wisdi Tamtomo. [Apdian Utama]