Pelantikan Dr H Ahmad Dasan SH MA sebagai Rektor UMB Periode 2018-2022 di Aula lantai 6 Gedung Ahmad Dahlan Kampus IV UMB, Jum’at (6/7/2018).

Ketua Majelis Dikti dan Litbang PP Muhammadiyah Prof Dr Lincolin Arsyad MSc Ph D melantik Dr H Ahmad Dasan SH MA menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) Periode 2018-2022 di Aula lantai 6 Gedung Ahmad Dahlan Kampus IV UMB, Jum’at (6/7/2018).

Acara pelantikan ini dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir dan unsur PP Muhammadiyah lainnya, Pejabat Forum Komunikasi Pemerintahan Daerah, Para Rektor, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, ‘Aisyiyah dan mitra UMB.

Dalam sambutanya Haedar mengatakan, PP Muhammadiyah telah berupaya membuka kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di luar negeri dan juga berbagai lembaga baik nasional maupun internasional guna mengembangkan lembaga pendidikan Muhammadiyah, khususnya Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).

Haedar berharap, dengan terbukanya kerjasama tersebut, UMB dapat memanfaatkannya guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan.

“UMB harus mampu menjadi universitas kebanggaan,” ucap Haedar.

Selain itu, Haedar juga berpesan kepada Rektor UMB untuk terus melakukan sinergitas dengan berbagai pihak.

“Hal ini menjadi bagian penting bagi kita agar bisa terus membawa kebaikan bagi Muhammadiyah,” ucap Haedar.

Selanjutnya yang harus diperhatikan adalah kaderisasi, baik di universitas maupun di keorganisasian Muhammadiyah.

“Yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana rektor bisa menjadikan UMB menjadi pusat kemaslahatan ummat,” imbuh Haedar.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Muhammadiyah Wilayah (PWM) Bengkulu Dr Syaifullah MAg, berharap di bawah kepemimpinan Ahmad Dasan untuk periode kedua ini UMB bisa terus berkembang, menjadi Universitas kebanggaan masyarakat Bengkulu.

“Kemajuan yang sudah diraih saat ini hendaknya bisa terus dipertahankan, dan harus ditingkatkan lagi, saya yakin Pak Rektor mampu untuk melakukan hal itu,” pungkasnya.

Selanjutnya usai dilantik, Dr H Ahmad Dasan SH MA menyampaikan janji pelantikan yang berisi lima butir janji, diantaranya; Menjunjung tinggi petunjuk Allah sesuai Al Quran dan Sunnah; Mematuhi perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di perguruan tinggi; Berpedoman pada garis-garis persyarikatan yang tertuang pada muqaddimah AD Muhammadiyah; Menegakkan prinsip Musyawarah dan mendahulukan kemashlahatan umat dan Membina semangat kebersamaan dan menjalin kerjasama dengan persyarikatan Muhammadiyah.

Pada kesempatan sama saat memberikan sambutan usai dilantik, Rektor UMB menyampaikan targetnya kedepan yang meliputi peningkatan kualitas (akademik, manajemen SDM dan manajemen keuangan), membuka prodi baru (Kedokteran, Pariwisata dan Kelautan) serta berusaha agar akreditasi UMB menjadi A. Rektor UMB juga mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk membantu mewujudkan target tersebut.

Pantauan pedomanbengkulu.com acara pelantikan Rektor UMB periode 2018-2022 ini digelar bersamaan halalbihalal dan peletakan batu pertama sportarium UMB yang memiliki luas tanah 50×68 m2, kemudian dilanjutkan dengan acara makan bersama dan sholat Jum’at bersama. [Nurhas Bunaida]

Berikut sejumlah dokumentasi kegiatan ini: