BENGKULU, PB – Seluruh pasangan calon (paslon) walikota dan wakil walikota Bengkulu 2018-2023 legowo dengan kemenangan paslon Helmi Hasan dan Dedy Wahyudi. Dengan demikian, pelantikan pasangan Helmi-Dedy dapat segera dilakukan dan kandidat nomor urut tiga ini dapat segera bekerja memenuhi amanahnya kepada rakyat.

Kelapangan dada ini menyusul dengan digelarnya konferensi pers yang dilakukan oleh tim Linda-Mirza, di Sekretariat DPD Partai Golkar Kota Bengkulu, Senin (9/7/2018). Sebelumnya, paslon David-Bakhsir dan Erna Sari Dewi-Ahmad Zarkasih telah lebih dahulu mengucapkan selamat.

Juru bicara Linda-Mirza, Zulkarnain Kaka Jodo, menyebutkan, paslonnya tidak akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan menyampaikan rasa terimakasih kepada para penyelenggara Pemilihan Walikota (Pilwakot) Bengkulu 2018 yang berlangsung 27 Juni 2018 kemarin.

Pernyataan tim Linda-Mirza tersebut diapresiasi. Tim Advokasi dan Hukum Pasangan Helmi-Dedy, Agustam Rachman, mengatakan, menghormati keputusan paslon Linda-Mirza untuk bersikap legowo dengan hasil Pilwakot 2018.

“Kami mengucapkan selamat dan terimaksih kepada seluruh jajaran KPU Provinsi, KPU Kota Bengkulu, Bawaslu Provinsi dan Panwaslih Kota Bengkulu yang telah berhasil menyelenggarakan Pilkada Kota Bengkulu dengan lancar, jurdil, demokratis dan aman,” ungkap Agustam, Selasa (10/7/2018).

Ia juga menghaturkan rasa terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Bengkulu yang telah secara maksimal mendukung penyelenggaraan Pilkada Kota Bengkulu 2018.

“Juga kepada Kepolisian, TNI, Kejaksaan, Pengadilan kami ucapkan terimakasih. Terkhusus juga kepada elemen masyarakat sipil seperti tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, aktifis perempuan, LSM, ormas, OKP dan perguruan tinggi kami ucapkan terimakasih yang telah secara kritis mengawal Pilkada Kota Bengkulu 2018. Kami tim hukum Helmi-Dedy akan terus mengawal tahapan berikutnya sampai pelantikan walikota terpilih,” ucap Agustam.

Koordinator Serikat Rakyat Bengkulu (SRB), Septiansyah, menuturkan, kelegowoan seluruh kandidat Pilwakot Bengkulu 2018 menunjukkan kematangan para elit politik di Bengkulu untuk berdemokrasi. Menurutnya, ini akan menjadi catatan penting bagi perjalanan demokrasi di Bengkulu.

“Tugas ke depan jauh lebih berat untuk mewujudkan amanah rakyat dalam membangun Bengkulu. Pasangan yang menang harus merangkul semua pihak, termasuk kandidat dan konstituen pasangan lain yang secara legowo mengakui kemenangan Helmi-Dedy,” kata Septiansyah.

Menurut Septiansyah, proposal Helmi-Dedy untuk mewujudkan Kota Bengkulu yang bahagia dan religius memiliki irisan secara programatik dengan seluruh kandidat yang berkontestasi dalam Pilwakot Bengkulu 2018 kemarin.

“Program David-Bakhsir untuk mewujudkan good and clean governance, Erna-Zarkasih dengan program RT Mandiri serta Linda-Mirza dengan program pembangunan mall pelayanan publik menarik untuk dijadikan catatan oleh Helmi-Dedy agar dapat diadopsi sesuai dengan kecukupan APBD Kota Bengkulu dan kajian hukum yang mendukung realisasi program-program tersebut,” demikian Septiansyah. [Deni Dwi Cahya]