Prabowo Subianto

JAKARTA, PB – Pada hari Sabtu (14/7) tiga partai besar yakni PKS, PAN, dan Gerindra bertemu di Rumah Kertanegara, Kebayoran Baru, Jaksel membahas Pilpres 2019. Hadir dalam pertemuan itu, Prabowo Subianto, Sohibul Iman, Zulkifli Hasan, dan Amien Rais.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, serta Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais berkoalisi dan menyepakati sebuah keputusan.

Hasil pertemuan selama satu jam lebih sejak pukul 12.00 WIB tersebut menyepakati Prabowo Subianto sebagai Capres 2019.

“Dalam pertemuan itu disepakati Presiden tetap Prabowo dan untuk wakil akan dibahas pada pertemuan berikutnya,” ujar Wakil Ketua Umum Gerindra Sugiono yang juga hadir saat itu.

Pertemuan yang dilakukan secara tertutup tersebut berlangsung selama satu jam lebih dan diakhiri dengan makan siang bersama.

Berselang satu hari dari pertemuan itu, pada Minggu (15/7) anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade, mengatakan setelah pertemuan tersebut, Gerindra, PKS, dan PAN akan melakukan pertemuan selanjutnya untuk membahas cawapres pendamping Prabowo. Dan pertemuan itu akan diadakan minggu depan.

Menurut Andre, Gerindra, PKS, dan PAN sudah mencapai kesepakatan mendukung Prabowo. Andre menilai, Prabowo adalah orang yang tepat untuk membenahi perekonomian Indonesia saat ini.

“Tiga partai sepakat sepaham untuk mendukung Pak Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2019, karena Pak Prabowo dianggap bisa menyelesaikan permasalahan ekonomi bangsa yang sedang terpuruk di zamannya Pak Jokowi. Bagaimana saat ini ekonomi (terdapat) jurang di antara si kaya dan si miskin itu, begitu jauh dan juga tingginya angka pengangguran,” ujarnya.

Untuk diketahui kembali bahwa pendaftaran capres-cawapres akan dibuka pada 4-10 Agustus 2018. Mau tak mau, seluruh partai pengusung maupun koalisi, harus segera memfinalisasi capres dan cawapres pilihan mereka untuk dicalonkan nanti.

“Nah, tapi memang pertemuan tadi belum selesai, dalam arti kata cawapres belum diputuskan siapa dan juga masih harus mematangkan kerjasama yang lainnya,” tutup Andre. [Ivana]