Ilustrasi

BENGKULU UTARA, PB – Proyek peningkatan jalan Air Sabai menuju Air Pandan Kecamatan Putri Hijau Kabupaten Bengkulu Utara tahun anggaran 2017 dikeluhkan warga.

Proyek peningkatan jalan hotmix yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut tercatat dikerjakan oleh PT Tidar Sejahtera selesai pada 26 Desember 2017.

Hingga 14 Februari 2018 pekerjaan yang diselesaikan oleh pihak kontraktor pelaksana sepanjang 400 meter.

Keluhan masyarakat disampaikan lantaran menimbulkan debu yang sangat tebal bila ada kendaraan yang melintas.

“Kita sangat prihatin dengan kondisi saat ini dengan debu yang ditimbulkan saat ada kendaraan yang melintas dikuatirkan akan berdampak pada penyakit pernapasan terhadap warga disini,” ungkap Ibnu Majah, tokoh masyarakat Kecamatan Putri Hijau, Senin (2/7/2018).

Ditambahkan Ibnu Majah, selain jalan di desanya, juga ada proyek jalan yang terletak di Kota Bani yang menelan dana Rp13 miliar yang pengerjaanya diduga asal-asalan.

“Proyek jalan Rp13 miliar Kota Bani memang telah selesai tapi hasilnya jalan bergelombang dan sudah sebagian pecah,” ujar Ibnu Majah. [Evi Kusnandar]