Nugroho (24) menyerahkan surat pengaduan ke PMD atas gagal panen yang dialaminya

REJANG LEBONG, PB – Nugroho (24), Warga Desa Duku Ulu Kecamatan Curup Timur, Kamis (5/7) pukul 12.00 WIB akhirnya resmi melaporkan peristiwa ‘gagal panen’ yang dialami di lahan seluas 14×55 meter miliknya awal April 2018 lalu akibat air luapan drainase jalan yang dibuat melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2017 lalu.

Dalam laporannya, pemuda yang berprofesi sebagai petani ini menuntut rasa keadilan atas musibah yang dialaminya itu.

Pantauan Pedoman Bengkulu, Nugroho datang bersama kerabatnya. Setiba di Kantor PMD Rejang Lebong, Nugroho di terima langsung oleh Kepala Bidang Kelembagaan Masyarakat, Sosial Budaya dan Pemerintahan Desa Dinas PMD Rejang Lebong, Ainun beserta salah satu stafnya, Jayus.

Setelah sempat menjelaskan secara singkat kondisi lahan miliknya tersebut, Nugroho langsung menyerahkan surat pengaduan tersebut.

“Surat pengaduan serupa juga sudah saya sampaikan kepada BPD Duku Ulu, Bupati Rejang Lebong, Inspektorat Rejang Lebong. Saya hanya minta ke adilan pak atas musibah yang saya alami ini pak,” ujar Nugroho usai menyampaikan laporan pengaduan.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Rejang Lebong, Gunawan Firmansyah melalui Sekretaris Dinas, Achmed Chalid mengakui telah menerima surat laporan tersebut. Dalam kurun waktu dua hari kedepan, pihaknya akan menyurati pihak Kecamatan Curup Timur untuk bersama sama mendatangi lokasi kebun Korban.

“Kita akan undang sejumlah pihak dan bersama-sama mendatangi lokasi untuk memantau kondisi lahan yang dilaporkan Warga ini,” ujar Achmed.

Ditambahkan Achmed, tidak menutup kemungkinan, PMD Rejang Lebong akan memanggil Kepala Desa Duku Ulu beserta perangkatnya dan Kepala BPD Duku Ulu.

“Setelah kita tinjau lokasinya, nanti kita akan panggil Kepala Desa beserta perangkat untuk melakukan konfirmasi atas masalah ini,” ujar Achmed.

Seperti dilansir sebelumnya, Sejumlah Warga Desa Duku Ulu resah lantaran air luapan Drainase yang dibangun tahun 2017 lalu menggunakan Dana Desa menyebabkan banjir dadakan.

Bahkan, air sempat merusak lahan milik Nugroho (24) Warga Desa Duku Ulu hingga akhirnya menyebabkan ‘Gagal panen’.

Atas kejadian yang terjadi awal april 2018 itu, korban mengalami kerugian jutaan rupiah. [Ifan Salianto]