BENGKULU, PB – Untuk mendorong terwujudnya karakter pelajar yang berprestasi dan patuh hukum, masa Pengenalan Program Studi (PPS) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta 16 Farmasi Bengkulu tahun ini diisi dengan kegiatan penyuluhan hukum, Selasa (17/7/2018).

Mengusung tema ‘Membentuk Karakter Siswa Melalui Program Inovasi Motivasi dan Kreatif’ acara ini diikuti oleh seluruh peserta didik baru di SMK Farmasi yang berjumlah 176 siswa.

Adapun pelaksanaan kegiatan di sekolah ini melibatkan Tim penyuluh hukum Kanwil Kementrian Hukum dan HAM yaitu Fajri Alamsah, Edi Maison dan Edi Oktavian.

Dijelaskan Fajri Alamsyah bahwa pada kesempatan ini tim penyuluh membawakan materi tentang pengertian dan sanksi hukum, hak asasi manusia, kenakalan remaja, bullying serta ITE.

“Materinya meliputi bimbingan serta penyuluhan agar para siswa tidak terlibat dalam kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, terorisme, bullying, kekerasan seksual hingga tawuran,” ungkap Fajri.

Kegiatan ini diharapkan bisa membuat siswa mengenal lingkungan sekolah dengan baik dan siswa menjauhi segala perbuatan yang melawan hukum sehingga bisa mempercepat proses belajar siswa.

“Semoga para siswa bisa menjauhi semua perbuatan melanggar hukum seperti yang kita sampaikan tadi,” pungkasnya. [Deni Dwi Cahya]