Ilustrasi

Pedomanbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Kondisi meubeler (meja kursi) SD dan SMP di Bengkulu Selatan sangat memprihatinkan dan butuh perhatian serius dan pemerintah. 60 persen meubeler yang tersebar di 119 SD dan 33 SMP dalam kondisi rusak.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkulu Selatan, Syopian Ansori, Selasa (28/8/2018).

“60 persen meubeler sekolah di Bengkulu Selatan kondisinya memang rusak. Secara global kerusakan meja kursi SD dan SMP mencapai belasan ribu. Sedangkan pengadaan tahun ini cuma ada 600 set. Itu sangat jauh dari cukup,” jelas Syopian Ansori kepada Pedoman Bengkulu.

600 set meja kursi tersebut, menurut Syopian telah didistribusikan ke 23 SD dan 5 SMP di Bengkulu Selatan.

“Kita sangat prihatin, kita temukan di lapangan ada kursi plastik yang tiangnya dari kayu bulat, juga ada meja bertiang tiga,” imbuhnya.

Pada APBD Perubahan Bengkulu Selatan 2018 mendatang, Dikbud kembali mengusulkan kembali 900 set meubeler sekolah dengan pagu Rp1,3 Miliar.

“Semoga saja nanti disetujui,” pungkas Syopian Ansori. [Apdian Utama]