PedomanBengkulu.com, Kaur – Pendapat akhir Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Kaur terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (Raperda APBD-P) Kabupaten Kaur Tahun Anggaran 2018 dilaksanakan, Jumat (31/8/2018).

Untuk diketahui bahwa APBD Perubahan tahun 2018 diputuskan berdasarkan keputusan Gubernur Provinsi Bengkulu Nomor : P.387. BPKD tahun 2018 tanggal 28 Agustus 2018 tentang Evaluasi Gubernur Terhadap Rencana Perubahan APBD Kabupaten Kaur yang telah dibahas bersama antara Panitia Anggaran DPRD Kaur dan Tim Anggaran Pemerintahan Daerah Kabupaten Kaur.

Dari hasil pembahasan, ditetapkan APBD Perubahan Kaur 2018 sesuai dengan potensi yang dimiliki semula yaitu Rp764.806 miliar setelah perubahan menjadi Rp770.652 miliar.

Rapat Paripurna Pandangan Fraksi-fraksi DPRD Kaur dilakukan di Gedung DPRD Kaur.

Rapat Paripurna dibuka oleh Ketua DPRD Kaur Jailani dan dihadiri oleh seluruh Fraksi DPRD Kaur, Bupati Kaur Gusril Pausi, Sekda Kaur, unsur Muspida, OPD dan Forum Kecamatan Kaur.

Dalam penyampaian akhir Fraksi PAN lebih dititik beratkan pada pelayanan kesehatan untuk di benahi, fasilitas dan dokter spesialis harus lengkap.

“PAN menerima Raperda APBD P tahun 2018 ini,” kata Najamudin SE dari Fraksi PAN.

Enam Fraksi lainya, Golkar, Demokrat, PDI P, Nasdem, Fraksi Indonesia Raya (Gabungan dari beberapa Partai Politik) semuanya menerima Raperda APBD P Tahun Anggaran 2018.

Setelah itu, dilanjutkan penandatanganan Perda APBD P Tahun 2018 oleh Bupati Kaur Gusril Pausi dan Ketua DPRD Kaur Jailani.

Dalam penyampaian penutup setelah penandatanganan Bupati Kaur Gusril Pausi berpesan untuk semuanya sama-sama mengawal terhadap anggaran ini, agar asas manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat Kaur. [Feri]