Sempat viral di media sosial seorang anak dari Bengkulu Utara bernama Arfan yang didiagnosa mengidap kanker tulang (Osteosarcoma) menyita banyak perhatian masyarakat karena kisah pilunya terkendala biaya pengobatan.

Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kedaerahan Himpunan Mahasiswa Bengkulu Utara (Himabu) pagi tadi, Sabtu (25/8/2018) melakukan penggalangan donasi di sejumlah titik Lampu Merah Simpang Lima Ratu Samban Kota Bengkulu.

Dikatakan Andri Pratama Ketua Umum Himabu, beberapa waktu lalu pihaknya telah menghubungi keluarga Arfan. Pihak keluarga mengatakan sebelumnya sudah ada beberapa donatur yang membantu pengobatan anaknya, berkat bantuan dari donatur itu Arfan sudah bisa dibawa berobat ke Jakarta, namun ternyata bantuan itu baru bisa digunakan sebatas untuk rontgen di Jakarta, sehingga belum bisa dilakukan tindakan lebih jauh karena membutuhkan dana pengobatan yang tidak sedikit, sedangkan saat ini kondisi keuangan keluarga sudah tidak mampu lagi untuk membiayai.

“Kemarin kita sudah menghubungi orang tuanya, katanya saat ini Arfan baru di rontgen dan belum ada pengobatan tindak lanjut, memang ada beberapa donatur yang sudah membantu, tapi itu hanya bisa untuk biaya transportasi,” ungkap Andri.

Atas dasar hal tersebut, Andri dan kawan- kawan berinisiatif untuk terus membantu melakukan penggalangan donasi untuk meringankan beban keluarga Arfan dan mengawal jalannya pengobatan Arfan.

“Kita memang bukan kalangan orang yang punya banyak uang, tapi insyaallah kita bisa membantu dengan tenaga. Kali ini Himabu mencoba melakukan kegiatan galang donasi untuk membantu Arfan. Setidak-tidaknya ini akan sedikit membantu meringankan beban keluarganya,” kata Andri.

Andri juga berharap melalui kegiatan sosial seperti ini dapat terjalin silaturahmi antara mahasiswa Bengkulu Utara dengan masyarakat dan setidaknya dapat menanamkan rasa peduli terhadap sesama kepada anggota Himabu sebagai pengabdian mahasiswa untuk masyarakat.

“Untuk memaksimalkan jumlah donasi, kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua hari, hari ini dan dilanjutkan besok, besok kita akan terjun di lokasi pariwisata Pantai Panjang dan Pantai Berkas, besok kita tidak hanya melakukan penggalangan dana seperti ini, namun kita juga akan menampilkan pentas musik untuk menambah daya tarik masyarakat agar lebih banyak yang berdonasi, ” jelas Andri.

Untuk diketahui, sebelumnya Arfan (10) adalah salah satu siswa dari SD Negeri 78 Putri Hijau. Asal muasal sakit Arfan berawal dari rasa sakit di bagian lutut kakinya, awalnya dianggap sepele karena diduga itu adalah akibat terkilir saat bermain. Pihak keluarga juga sudah berupaya menyembuhkannya dengan membawa Arfan kepada beberapa tukang urut. Namun, nyatanya hal itu tidak berarti, semakin lama kaki Arfan mulai membengkak. Pengobatan dilanjutkan oleh pihak keluarga dengan membawa Arfan ke dokter, setelah diperiksa ternyata Arfan dinyatakan mengidap Kanker tulang dan harus diamputasi.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi menjadi donatur untuk membantu pembiayaan pengobatan Arfan dapat menghubungi ketua umum Andri Pratama 081539397219 atau dapat menyerahkan langsung ke alamat tempat tinggal orang tua Arfan di Simpang Air Muring, Kecamatan Putri Hijau, Bengkulu Utara. [Deni Dwi Cahya]