Sekretaris Dinas Dukcapil Kaur, Januar Apriko

PedomanBengkulu.com, Kaur – Data Agregat kependudukan Kabupaten Kaur 2018 sebanyak 127.528 Ribu Jiwa. Data tersebut sesuai dengan yang dikeluarkan Kementrian Dalam Negeri (Mendagri) RI.

Kalau dilihat dari daftar realisasi perekaman e-KTP di Dinas Catatan Sipil (Dukcapil) Kaur 2018, ada total wajib e-KTP sebanyak 91.027 orang. Namun, yang baru teralisasi sebanyak 76.222 orang yang telah melakukan perekaman.

Dari data tersebut, berarti ada sekira 14.850 orang yang belum melakukan perekaman e-KTP dan terancam tidak dapat menyalurkan hak suaranya di Pemilu 2019 Mendatang.

Sedangkan Data Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kaur pada rapat Pleno Penetapan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) tanggal 27 Juli 2018 sebanyak 92.285 orang yang tercantum dalam DPSHP KPUD Kaur.

KPUD Kaur menemukan 5191 jiwa yang belum melakukan Perekaman e-KTP.

Sekretaris Dinas Dukcapil Kaur, Januar Apriko, Kamis (09/08) mengatakan acuannya berdasarkan data agraget dari Kemandagri RI. Namun, persoalannya masih banyak masyarakat Kaur yang belum melakukan perekaman e-KTP. Dukcapil juga telah melakukan sosialisasi dari kecamatan sampai ke tingkat desa, tapi persoalanya masyarakat masih kesulitan melakukan perekaman e-KTP.

“Mudah-mudahan dalam penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pileg 2019 KPUD Kaur tidak ada perbedaan lagi antara KPUD Kaur dengan Dinas Dukcapil Kaur, saat ini sama-sama dalam perbaikan nanti kita sinkronkan dengan pihak-pihak yang terlibat di sini, persoalan ini selalu terjadi dalam setiap pesta demokrasi, ntah itu Pileg, Pilpres maupun Pilkada,” ujarnya. [Feri]