Plt Gubernur, Rohidin Mersyah menerima penghargaan rekor muri kirab merah putih terbanyak, Jumat (17/8)

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Ribuan peserta membanjiri jalanan dengan atribut bendera mengiringi pelaksanaan Kirab Bendera Pusaka Merah Putih yang dilakukan sekitar pukul 06.30 WIB yang dimulai dari Rumah Fatmawati menuju View Tower, Jum’at (17/08/18).

Seluruh peserta yang terdiri dari anak-anak sekolah dan instansi pemerintahan di lingkungan Provinsi Bengkulu tampak semangat sehingga membuat suasana semakin meriah.

Tiba di Lapangan View Tower, ribuan peserta kirab dan Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah beserta jajarannya disambut oleh tabuhan Dol dan Tari Persembahan khas Bengkulu yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan rekor muri sebagai peserta dan kirab bendera terbanyak oleh Rekor Muri.

Sekitar pukul 10.00 WIB agenda dilanjutkan dengan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih yang dilaksanakan di halaman tengah Benteng Marlborough.

Di buka oleh PLT Gubernur upacara pengibaran bendera merah putih ini berjalan tenang hikmat, ditambah dengan Pasukan Pengibar Benderah pusaka (Paskibraka) yang mengibarkan menderah merah putih di halaman benteng disaksikan oleh petinggi petinggi pemerintah dan tamu undangan, Membuat suasana terasa menegangkan hingga pada akhirnya Paskibraka pembentang pagi ini sukses menjalankan tugasnya.

Rohidin Mersyah mengatakan pelaksanaan Kirab yang melibatkan siswa-siswi dari berbagai sekolah ini adalah untuk menumbuhkan rasa patriotisme pada diri mereka.

“Kita tadi melakukan Kirab dari rumah ibu Fatmawati menuju ke Lapangan Merdeka, tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan rasa patriotisme dalam diri anak-anak bangsa,” ujar Rohidin.

Di samping itu, rute Kirab tahun ini diawali dari Rumah Fatmawati untuk mengangkat nama Fatmawati sebagai sosok di balik bendera pusaka Indonesia.

“Selain itu, kita juga ingin mengangkat nama Ibu Fatmawati, karena beliau orang Bengkulu yang menjahit bendera merah putih yang menjadi simbol kedaulatan negara ini,” tambahnya.

Ribuan peserta kirab bendara merah putih penuhi jalan raya, Jumat (17/8)

Dilanjutkan Rohidin, untuk lokasi upacara tahun ini dilangsungkan di Benteng Merlborough. Pemilihan lokasi ini tidak lain adalah untuk mengangkat nama Benteng Marlborough sebagai benteng pertahanan terbesar se Asia Tenggara.

“Kemudian yang kedua kami laksanakan upacara ini di Benteng Marlborough, benteng ini merupakan benteng pertahanan terbesar di Asia Tenggara yang kita kuasai dari penjajah yang kemudian kitalah yang berdaulat hingga saat ini,” pungkas Plt Gubernur Bengkulu dengan semangat. [Yoma Zulkarnain/Adv]