PedomanBengkulu.com, Bengkulu Selatan – Keberadaan Bidan Desa yang bertugas di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Telaga Dalam Kecamatan Pino Raya kembali dikeluhkan warga. Sempat mencuat karena kekosongan pada April yang lalu, kali ini Pustu Telaga Dalam kembali membuat warga kecewa. Lantaran Bidan jarang berada di tempat kerja, akibatnya ditemukan persalinan ibu hamil yang tanpa dibantu oleh bidan, hanya dibantu oleh seorang Dukun Beranak.

Hal tersebut mengemuka pada saat musyawarah Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Telaga Dalam, Selasa (28/8/2018).

“Istri saya melahirkan tanpa bantuan penanganan bidan. Kalo memang gak mau menetap di desa , ya ganti saja yang siap,” keluh salah seorang warga, Jayan.

Ia juga menyesalkan Bidan yang tidak standby di desa. Yang seharusnya Bidan selalu berada di tempat tugas.

Sementara itu Kepala Desa Telaga Dalam, Sirman mengaku sudah sering kali mengusulkan kepada Pemerintah Daerah/Dinas Kesehatan agar ditugaskan bidan desa yang standby di desa.

“Namun kenyataannya sampai saat ini belum ada satupun bidan yang siap menetap di desa. Jumlah ibu usia produktif sekitar 55 orang dan balita sekitar 40 anak. Masyarakat desa kami ini sangat membutuhkan pelayanan yang maksimal,” Jelas Kades saat dihubungi awak media.

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, perwakilan bidan yang ikut menghadiri musyawarah RKPDes menjelaskan terkait tidak menetapnya bidan di tempat tugas lantaran mereka memiliki tugas yang sama di wilayah desa yang lain. [Apdian Utama]